Breaking News:

Kasus Narkoba

Cegah Peredaran Narkoba, Petugas Rutin Patroli di Rutan Masohi

Pihak Rutan tidak memungkiri lemahnya pengawasan di dalam Lapas membuat bandar narkoba masih bebas mengendalikan bisnis haramnya.

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Salama Picalouhata
net/google
Ilustrasi Narkoba Sabu-sabu 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Lukman Mukadar

MASOHI,TRIBUNAMBON.COM – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Masohi meningkatkan patroli untuk mencegah peredaran narkotika warga binaannya.

"Saat ini lebih memperketat penjagaan dan memastikan lingkungan seputar Rutan tidak dimanfaatkan para penyelundup barang haram tersebut," kata Kepala Bidang Keamanan  dan Pengamanan (KP) Rutan Kelas IIB Masohi, Akmal Muhammad Nur di ruang kerjanya, Kamis lalu.

Pasalnya, belum lama ini terungkap kasus peredaran narkoba yang dikendalikan dua tahanan dari Rutan.

Dua orang itu sedang menjalani masa hukuman karena kasus narkoba. Mereka adalah Hendra Romeon dan Mulyadi yang mengendalikan peredaran sabu dan berhasil diungkap anggota Sat Resnarkoba.

Akmal mengaku, barang haram itu tidak masuk melalui pintu utama. Dari pengakuan kedua tahanan itu, terungkap ada seorang kurir suruhan melempar paket sabu tersebut ke dalam tahanan.

“Mereka mendapatkan paket narkoba dari salah satu kurir yang  dikirim dari pengedar utama yang masih diburu polisi,"kata Akmal.

Dia melanjutkan, kurir itu memanfaatkan telepon gratis yang disediakan Rutan.

Telepon gratis itu disediakan dengan tujuan utama berkomunikasi dengan keluarga. Namun, mereka menggunakan fasilitas telepon itu menghubungi kurir guna melancarkan aksinya melempar paket sabu melalui beton.

Dia tidak memungkiri lemahnya pengawasan di dalam Lapas membuat bandar narkoba masih bebas mengendalikan bisnis haramnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved