Ambon Terkini

Pertamina Minta Polisi Usut Kelangkaan Minyak Tanah di Ambon

Langkanya minyak tanah (mitan) di Ambon diduga karena adanya modus kelangkaan mitan  oleh pihak tertentu.

Penulis: M Alghazali Putuhena | Editor: v
Tribun Ambon/henrikus_toatubun
ANTRE MINYAK - Puluhan warga Ambon antre mendapat jatah Minyak Tanah bersubsidi di Tanah Rata RT.001 / RW.008, sebelah timur Santika Hotel, Kecamayan Galunggung, Batu Merah, Sabtu (9/1/2021) 

Laporan Reporter Tribunambon.com, Alghazali Putuhena

AMBON, TRIBUNAMBON.COM,- Langkanya minyak tanah (mitan) di Ambon diduga karena adanya modus penimbunaan bahan bakar minyak (BBM)  oleh pihak tertentu.

Karena itu PT Pertamina ( Persero) Regional Papua Maluku meminta bantuan  pihak kepolisian dan pemerintah untuk mengungkap modus yang merugikan publik ini.

Hal sesuai amanah UU Migas bahwa untuk pengawasan di luar jangkauan Pertamina melibatkan seluruh elemen dari Dinas Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop) dan aparat penegak hukum.

Sehingga semua pihak  dapat mengawasi mobilisasi pergerakan mobil minyak tanah.

Menurut Unit Manager Communication, Ralation dan CSR Regional Papua Maluku, Edi Mangun tidak ada kelangkaan minyak tanah di Ambon dan Papua.

Baca juga: Minyak Tanah Susah di Ambon, Macam Deng Cari Jodoh Saja

Baca juga: Warga Luar Pulau Ambon Ikut Berebut Jatah Minyak Tanah di Tanah Rata

Baca juga: Disorot karena Rugi Rp 11 Triliun, Kini Pertamina Berencana Hapus Pertalite dan Premium dari Pasaran

Karena menurutnya stok di terminal BBM di Maluku atau Papua masih aman dalam 15 hari ke depan.

‘’Apalagi dalam minggu ini  akan ada kapal pengangkut BBM yang akan bersandar di terminal Ambon dan Papua, ‘’ujar Mangun dalam rilisnya yang diterima Tribunambon.com. Senin (11/1/2021).  

Baca juga: UMKM Mitra Pertamina di Kepulauan Kei Olah Enbal Jadi Aneka Kuliner

Bahkan menurutnya, penyaluran minyak tanah  di agen atau pangkalan, kuota masih sesuai seperti awal dan tidak mengurangi jatah yang diberikan.

“Menjadi pertanyaan adalah walaupun stock aman dan kami lakukan  distribusi normal ke agen dan pangkalan di awal tahun selalu muncul berita kelangkaan ?” tanya Edi,

Menurutnya,  kelangkaan minyak tanah sering terjadi masuk tahun baru.

Aparat keamanan dan Disperindagkop dapat mengungkap apakah ada atau tidak modus operandi dengan kelangkaan minyak tanah ini.

Pantauan TribunAmbon.com di sejumlah pangkalan atau agen minyak tanah, di Kota Ambon.

Ada agen  yang mengaku, bahan bakar minyak tanah ini sudah langka dari Desember.

Sedangkan Mama Anto, agen mitan di Kawasan Tanah Rata menyebutkan   tidak terjadi  kelangkaan mitan hanya saja banyak konsumen dari luar Ambon yang ikut membeli.

‘’Sehingga stok distribusi 8 drum dapat habis dalam sehari, ‘’ ungkap agen mitan yang akrab disapa Mama Anto ini.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved