Cerita Warga Rela Terjang Deras Sungai Waepulu: Tak Ada Jembatan, Kendaraan Selalu Terperosok

Cerita Warga Terjang Deras Sungai Jalan Lintas Seram Maluku: Tak Ada Jembatan, Kendaraan Selalu Terperosok

Cerita Warga Rela Terjang Deras Sungai Waepulu: Tak Ada Jembatan, Kendaraan Selalu Terperosok
Kontributor TribunAmbon.com, Fandy
Warga Kecamatan Siwalalat mengeluhkan akses penghubung berupa jembatan yang hingga kini belum tersedia. 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Fandy

TRIBUNAMBON.COM - Wattimena rela turun dan menerjang derasnya sungai.

Partikel sungai yang berisi lumpur pun mengotori celananya.

Hal itu ia lakukan demi kelancaran perjalanan minibus yang ditumpanginya.

Juga demi perjalanannya sampai ke seberang lintas kecamatan tanpa ada jembatan menyeberang.

Keadaan demikian dialami warga Kecamatan Siwalalat, Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku.

Mereka mengeluhkan akses penghubung berupa jembatan yang hingga kini belum tersedia.

Bangun Sinergitas, Kapolda Maluku Kunjungi Kodim dan Lanal Saumlaki, Ini Pesannya

Cegah Virus Corona di Ambon, Petugas Simulasi Penanganan Pasien Covid-19 di Bandara Pattimura

Padahal jalan lintas Seram yang digunakan warga menuju puluhan desa di Kecamatan Siwalalat dan Werinama saat ini memprihatinkan.

Setiap kali akan menuju kota kabupaten, warga selalu berhadapan dengan derasnya arus sungai.

Kendaraan nyaris selalu terperosok lumpur dan bebatuan sungai saat melintasi badan sungai yang lebarnya mencapai 300 meter.

Halaman
12
Editor: sinatrya tyas puspita
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved