Malteng Hari Ini
Temui Pendemo, Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tengah Melantai Depan Kantor
Pantauan Tribun Ambon.com di lokasi sekira pukul 12.40 WIT, masa aksi yang tergabung dalam Aliansi Kekuasaan Rakyat (
Penulis: Silmi Sirati Suailo | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MASOHI,TRIBUNAMBON.COM - Temui pendemo, Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir., Wakil Bupati Maluku Tengah, Mario Lawalata., dan Sekretaris Daerah Maluku Tengah, Rakib Sahubawa melantai di Depan Kantor Bupati Maluku Tengah, Rabu (3/9/2025).
Pantauan Tribun Ambon.com di lokasi sekira pukul 12.40 WIT, masa aksi yang tergabung dalam Aliansi Kekuasaan Rakyat (AKURAT) menempati depan Kantor Bupati usai melakukan longmars dari Jln. Abdullah Soulissa tepat di depan Gedung Pasar Tingkat Binaiya Masohi.
Akbar Umarella, Perwakilan BEM Hukum Unidjar dalam orasinya menyampaikan sejumlah tuntutan berkaitan dengan masalah di sektor pendidikan dan kesehatan.
Di sektor pendidikan, Akbar menyoal soal janji pemberian beasiswa kepada mahasiswa Unidjar oleh Sekda Maluku Tengah saat menjabat sebagai Penjabat Bupati tahun 2023.
Baca juga: 54 Kasus Kekerasan Anak di Buru, Kadis PPA: Keluarga Harus jadi Madrasah Pertama
Baca juga: Sertifikasi Tanah Transmigrasi di SBT Lamban, Janji Pemkab Dipertanyakan
"Saya ingat betul saat itu mahasiswa telah mengumpulkan data namun tak kunjung terealisasi," cetus Akbar.
Kata Akbar, atas janji tersebut sejumlah mahasiswa telah mengumpulkan data, namun hingga kini janji tersebut tak kunjung terealisasi.
Akbar juga menyoroti pemberian dana hibah kepada kampus di luar Maluku Tengah, padahal ada beberapa kampus yang berlokasi di Kabupaten Maluku Tengah.
"Dana Hibah kampus bisa diberikan kepada kampus-kampus diluar, kami juga punya kampus dan bangunan kampus di Masohi, Maluku Tengah," tegasnya.
Sementara di sektor kesehatan, ia menyoal soal nihilnya ketersediaan bank darah di RSUD Masohi.
"Ketika ada pasien yang membutuhkan darah, mereka harus mencari diluar rumah sakit, ke instansi TNI, Polri, bahkan ke OKP," cecar Akbar.
Beberapa saat usai berorasi, mereka ditemui Bupati Maluku Tengah, Wakil Bupati, dan Sekda.
Dalam penyampaiannya, Bupati Maluku Tengah mengatakan, telah menyimak secara saksama apa yang menjadi tuntutan dari pendemo baik dari sektor pendidikan, kesehatan, maupun yang lainnya.
"Apa yang menjadi tuntutan adalah bagian dari visi misi kami sebagai kepala daerah," jelas Bupati.
Apa yang menjadi tuntutan lanjut Zulkarnain, menjadi perhatian baginya dan teman-teman dalam menjalankan pemerintahan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Demo-55.jpg)