Maluku Hari ini
Irwasda Polda Maluku Turun Tangan, Seleksi Bintara Polri 2026 Dijamin Bersih dan Transparan
Pengawasan seleksi Bintara Polri 2026 di Polda Maluku diperketat, khususnya pada hari ketujuh pemeriksaan kesehatan tahap I.
Penulis: Novanda Halirat | Editor: Ode Alfin Risanto
Ringkasan Berita:
- Pengawasan seleksi Bintara Polri 2026 di Polda Maluku diperketat, khususnya pada hari ketujuh pemeriksaan kesehatan tahap I.
- Irwasda turun langsung memantau proses di SPN Passo untuk memastikan seleksi berjalan bersih, transparan, dan sesuai SOP tanpa penyimpangan.
- Polda Maluku menegaskan komitmen prinsip BETAH agar seleksi menghasilkan calon anggota Polri yang profesional, berintegritas, dan adil.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pengawasan seleksi penerimaan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 di wilayah Maluku kian diperketat.
Memasuki hari ketujuh pemeriksaan kesehatan (rikkes) tahap I, Inspektur Pengawas Daerah (Irwasda) Polda Maluku, Kombes Pol. I Made Sunarta, turun langsung memastikan seluruh proses berjalan bersih, transparan, dan sesuai prosedur.
Peninjauan berfokus pada pengawasan ketat di setiap tahapan pemeriksaan kesehatan calon siswa (casis) di Gedung Faisal Heluth, SPN Polda Maluku, Passo, Kota Ambon, Selasa (21/4/2026).
Baca juga: Merugi Rp7,25 Miliar, Kini Haji Hartini Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara dan Denda Rp5 Miliar
Baca juga: Ancaman Hukuman Mati Mengintai Dua Pembunuh Nus Kei, Kini Mendekam di Rutan Polda Maluku
Langkah ini diambil untuk menutup potensi penyimpangan dalam proses seleksi.
“Hari ini merupakan hari ketujuh pelaksanaan rikkes tahap I. Kami memastikan seluruh proses berjalan sesuai SOP dan tidak ada celah bagi penyimpangan. Transparansi menjadi prioritas utama dalam menjaring calon anggota Polri yang berkualitas,” tegas Kombes Sunarta.
Dalam kegiatan tersebut, Irwasda didampingi Kabid Dokkes selaku Ketua Pemeriksaan Kesehatan serta jajaran Biro SDM.
Pengawasan juga melibatkan unsur internal seperti Itwasda dan Propam guna memastikan integritas proses tetap terjaga.
Sementara itu, Karo SDM Polda Maluku, Kombes Pol. Jemi Junaidi, selaku Ketua Panitia Daerah, menegaskan seluruh tahapan seleksi dilaksanakan dengan standar ketat dan terbuka.
“Panitia daerah berkomitmen melaksanakan proses seleksi secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Kami memastikan seluruh peserta mendapatkan perlakuan yang adil serta tidak ada ruang bagi praktik penyimpangan,” ujarnya.
Selain melakukan pengawasan teknis, Irwasda juga berinteraksi langsung dengan para peserta untuk memberikan motivasi agar tetap fokus dan menjaga kondisi kesehatan selama mengikuti seleksi.
Peninjauan ini merupakan bagian dari komitmen Polda Maluku dalam menerapkan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) pada seluruh proses rekrutmen Polri.
Pengawasan berlapis yang diterapkan diharapkan mampu melahirkan calon anggota Polri yang profesional, berintegritas, dan siap mengabdi kepada masyarakat.(*)
| BPS Ungkap Arus Migrasi di Maluku, Ambon Jadi Magnet Pendatang tapi Banyak Warga Keluar |
|
|---|
| Idul Adha 2026, TP PKK Maluku Salurkan Kurban untuk Warga dan Panti Asuhan |
|
|---|
| Kasus Dugaan Korupsi Rp41 Miliar di PT Bipolo Gidin, Kejati Maluku Masih Tunggu Audit BPK |
|
|---|
| Polda Maluku Limpahkan Berkas Tahap 1 Dugaan Korupsi Proyek Jalan Danar–Tetoat ke Kejati |
|
|---|
| Terlibat Kasus Tambang, Dua Anak Mantan Bupati SBB Mendekam di Jeruji Besi Polda Metro Jaya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Beintara-2026.jpg)