SBT Hari Ini
Kisah Wahyudi, Bocah Gizi Buruk di SBT : Harapan Baru di Tengah Keterbatasan
Wahyudi, seorang bocah berusia satu tahun, kini menjadi wajah baru dari perjuangan melawan gizi buruk yang masih menghantui wilayah ini.
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Mesya Marasabessy
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima
BULA, TRIBUAMBON.COM - Di balik hutan sagu terbanyak di Maluku, dan kehidupan sederhana di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), sebuah kisah pilu kembali terungkap.
Wahyudi, seorang bocah berusia satu tahun, kini menjadi wajah baru dari perjuangan melawan gizi buruk yang masih menghantui wilayah ini.
Sabtu (30/8/2025) sore, Puskesmas Nama, Kecamatan Siritaun Wida Timur, menjadi saksi bisu kecemasan sepasang orang tua, Tajudin dan Eny Rumakabis.
Bagaimana tidak, Wahyudi putra mereka, terbaring lemah dengan kondisi yang terus memburuk.
Ia sudah tiga minggu menderita demam dan sesak napas, pihak Puskesmas harus mengambil keputusan berat.
Wahyudi harus segera dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bula.
Baca juga: Kerja Keras dan Doa Orang Tua, Antarkan Jahra Papalia Raih Predikat Cumlaude di Usia 21 Tahun
Namun, keputusan itu terbentur pada kenyataan pahit. Orang tua Wahyudi tidak memiliki cukup biaya untuk transportasi.
Di tengah kebuntuan itu, secercah harapan datang. Kepala Puskesmas Nama Husnul Afifa Rumatiga, berinisiatif menghubungi Ketua TP PKK kabupaten, Ika Alkatiri.
Tanpa ragu, istri Bupati SBT itu langsung memerintahkan agar Wahyudi segera dibawa ke rumah sakit, menunjukkan kepedulian yang tulus.
Berkat respons cepat ini, Wahyudi akhirnya sampai di RSUD Bula dan langsung mendapat penanganan intensif.
Hawa Lewaru, salah satu pengurus TP PKK yang mengunjungi pasien, menyampaikan rasa syukurnya.
"Atas perintah ibu ketua, alhamdulillah anak kita ini sekarang sudah di RSUD Bula dan mendapat penanganan medis," ujarnya.
Baca juga: Polisi Akhirnya Tetapkan 1 Tersangka Pembakaran Rumah Warga Hunuth Ambon
Selain kunjungan, TP PKK juga memberikan bantuan berupa uang tunai, susu, dan kebutuhan bayi lainnya, sebagai bentuk dukungan moral dan materiil.
Dr. Kanti, dokter yang menangani Wahyudi, menjelaskan kondisi pasien gizi buruk yang dideritanya telah menyebabkan daya tahan tubuh menurun drastis, membuatnya rentan terhadap penyakit.
| Abdullah Vanath Bakal Datangkan Dosen UGM untuk Tingkatkan Kualitas Guru di SBT |
|
|---|
| Peringati Hari Ibu, Kapolres SBT Tegaskan Perempuan sebagai Agen Perubahan |
|
|---|
| HUT Ke-22 SBT, Ini Pesan Wakil Gubernur Abdullah Vanath |
|
|---|
| Wagub Maluku: Pentingnya Turun Langsung ke Sekolah tuk Lihat Kondisi Dunia Pendidikan |
|
|---|
| Serap Aspirasi Kepala Sekolah, Abdullah Vanath Fokus Benahi Infrastruktur SMA SMK di Kota Bula |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/gibur.jpg)