Malteng Hari Ini
Nota Perhitungan APBD Maluku Tengah Tahun 2024, Kontribusi PAD Capai Rp. 70,32 Miliar
Bupati, Sahubawa menuturkan, dari sisi struktur pendapatan, kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp70,32 miliar atau sekitar 4,16 persen.
Penulis: Silmi Sirati Suailo | Editor: Ode Alfin Risanto
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo MASOHI,TRIBUNAMBON.COM - Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku Tengah, Rakib Sahubawa menyampaikan nota perhitungan APBD Maluku Tengah tahun 2024 pada momen Rapat Paripurna DPRD Maluku Tengah, Kamis (28/8/2025).
Dalam penyampaiannya mewakili Bupati, Sahubawa menuturkan, dari sisi struktur pendapatan, kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp70,32 miliar atau sekitar 4,16 persen dari total pendapatan.
Sementara itu, pendapatan transfer dari Pemerintah Pusat dan Provinsi masih menjadi pilar utama, mencapai Rp1,59 triliun, atau sekitar 94,53 persen dari total pendapatan.
Sahubawa juga menguraikan nilai pendapatan dan belanja daerah.
"Pendapatan Daerah setelah perubahan ditetapkan sebesar Rp1,81 triliun dan terealisasi sebesar Rp1,68 triliun atau sekitar 93,05 persen," urai Sahubawa.
Sementara itu, Belanja Daerah dianggarkan sebesar Rp1,82 triliun, dan terealisasi sebesar Rp1,68 triliun atau sekitar 92,26 persen.
Di sisi lain, transfer ke desa terealisasi sebesar Rp262,53 miliar, atau setara 93,24 persen, terdiri dari Dana Desa sebesar Rp175,77 miliar (99,84 persen) dan Alokasi Dana Desa sebesar Rp86,76 miliar (82,22 % ).
"Terdapat surplus anggaran sebesar Rp5,87 miliar, dan sisa lebih pembiayaan anggaran (SILPA) sebesar Rp14,96 miliar," tukas Sahubawa.
Beberapa indikator penting yang juga dipaparkan Sekda, antara lain, Nilai Ekuitas dana mengalami peningkatan hingga 61,81 persen, mencerminkan kondisi keuangan daerah yang sehat.
Nilai Aktiva daerah meningkat hingga 59,58 persen, yang menunjukkan adanya penguatan struktur aset pemerintah daerah.
"Keberhasilan yang telah kita capai bukanlah akhir, tetapi langkah awal menuju peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang lebih baik lagi," jelas Sahubawa.
Dirinya juga menyebut, tahun 2025 akan menjadi tahun penting dalam pelaksanaan program prioritas nasional, di antaranya: Penguatan ketahanan pangan, Penyediaan makan bergizi gratis, Pengembangan Koperasi Merah Putih, serta Pembangunan Sekolah Rakyat.
Tentu, keberhasilan pelaksanaan program-program tersebut sangat bergantung pada kolaborasi dan sinergi antara eksekutif, legislatif, dan seluruh elemen masyarakat.
"Untuk itu, saya mengajak Pimpinan dan seluruh Anggota DPRD yang terhormat, untuk terus memberi masukan, kritik yang membangun, dan dukungan terhadap seluruh program pemerintah daerah. Mari kita terus jaga semangat kebersamaan dalam membangun Maluku Tengah yang kita cintai," ajaknya.
Lebih lanjut ia juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Forkopimda, OPD, para camat, pemerintah negeri, serta seluruh elemen masyarakat.
"Karena telah bekerja keras dalam mendukung pembangunan dan pelayanan publik di Bumi Pamahanunusa" pungkas Sekda. (*)
Jadi Polemik, Surat Edaran Banda Heritage Festival Dibatalkan |
![]() |
---|
Perjuangan Masyarakat Pegunungan Seram Utara, Tempuh Perjalanan 3 Hari Untuk Dapat Layanan Kesehatan |
![]() |
---|
Ketua DPRD Maluku Tengah Setuju Rencana Pemekaran 4 Daerah Otonom Baru |
![]() |
---|
Tak Kenal Lelah, Inilah Kisah Inspiratif Pengabdian Guru-Guru Pegunungan Seram Utara Maluku Tengah |
![]() |
---|
Puluhan Tahun, Sekolah di Negeri Manusela Maluku Tengah Berlantai Tanah dan Berdinding Papan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.