Malteng Hari Ini
Jadi Polemik, Surat Edaran Banda Heritage Festival Dibatalkan
Disampaikan, rapat berlangsung di Kantor Camat Banda dihadiri oleh para Kepala Pemerintah Negeri (KPN)
Penulis: Silmi Sirati Suailo | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MASOHI,TRIBUNAMBON.COM - Buntut dinamika, surat edaran Banda Heritage Festival (BHF) yang ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku Tengah dibatalkan.
Demikian informasi yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Negeri, Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Maluku Tengah, Wahayumi, Kepada awak media di Masohi, Rabu (27/8/2025).
"Waktu kita rapat tanggal 12 Agustus lalu, ada dinamika, ada usulan dan pro kontra dan saat itu surat tersebut dinyatakan batal tidak berlaku sambil menunggu hasil penyampaian dengan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XX Maluku," ujar Kadis.
Disampaikan, rapat berlangsung di Kantor Camat Banda dihadiri oleh para Kepala Pemerintah Negeri (KPN), dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).
"Surat itu sudah ada respon dari Pemneg waktu kita turun, dan kita sampaikan ke Pemneg termasuk Forkopimcam, bahwa surat batal," cetusnya.
Dengan dibatalkan surat tertanggal 8 Agustus 2025 itu, rincian kebutuhan dan teknis mekanisme pelaksanaan BHF akan disampaikan setelah hasil pembahasan dengan BPK Wilayah XX Maluku.
Baca juga: Banda Heritage Festival Jadi Polemik Buntut Desa Diancam Setor ADD, Fahri: Dasarnya Apa?
Baca juga: Tahun Depan, Pasar Lala Namlea Bakal Kembali Beroperasi
Dikonfirmasi soal penyelenggara BHF tahun lalu dengan saat ini, rupanya ada penambahan partisipasi tuk penyelenggaraan belang.
"Tahun ini ada upaya untuk menambah partisipasi, semua negeri terlibat di pelaksanaan BHF ini," ungkap Kadis.
Tentu, keterlibatan seluruh negeri bertujuan untuk meramaikan event dalam skala besar.
"Kita upayakan agar kegiatan ini ramai dalam skala besar maka tidak mungkin tiga negeri saja yang ikut," cetus Wahayumi.
Dirinya menuturkan bahwa, tidak pernah dianggarkan dari dinas pariwisata tuk penyediaan belang.
"Karena belang ialah aset pemerintah negeri, biasanya (tahun sebelumnya) yang ada belang saja yang ikut,". (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/BANDA-HERITAGE.jpg)