Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo MASOHI,TRIBUNAMBON.COM - Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) yang terdiri dari gabung Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Masohi dan Kesatuan Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Maluku Tengah menggelar seruan aksi di Kantor Bupati Maluku Tengah, Kamis (28/8/2025). Dalam aksi tersebut GERAM menyuarakan krisis layanan kesehatan yang terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Masohi.
Seperti diantaranya, tata kelola rumah sakit yang dinilai bobrok, ketersediaan obat-obatan, hutang rumah sakit, serta belum dibayarkannya jasa tenaga medis. "Berdasarkan sejumlah fakta yang telah diuraikan, memperlihatkan bahwa RSUD Masohi saat ini mengalami krisis besar-besaran dalam hal pelayanan Kesehatan," ujar salah satu penanggung jawab, Sultan Syaifullah Mussa. Oleh karena itu, KAMMI Daerah Maluku Tengah dan GMKI Cabang Masohi menyatakan sikap sebagai berikut: 1. Mendesak Pemerintah Kabupaten Maluku untuk mendorong adanya perbaikan tata kelola manejemen internal RSUD Masohi 2. Mendesak Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah untuk bertanggungjawab menyelesaikan masalah hutang RSUD Masohi 3. Mendesak Bupati Maluku Tengah untuk mengevaluasi Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur RSUD Masohi yang dinilai gagal dalam mengelola dan membina dan mengawasi jalannya pelayanan kesehatan di lingkungan RSUD Masohi 4. Mendesak Bupati Maluku Tengah menginstruksikan kepada Pihak RSUD Masohi dalam membayar gaji jasa Tenaga Medis RSUD Masohi 5. Mendesak Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah untuk memperkuat alokasi anggaran terhadap pengelolaan RSUD Masohi guna peningkatan mutu pelayanan yang berkualitas. (*)