Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MALTENG,TRIBUNAMBON.COM - Terbaru, harga komoditas pasar jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Pasar Binaiya Masohi terpantau meningkat.
Salah satunya komoditas cabai rawit yang saat ini dibanderol variatif mulai dari Rp 80 ribu per kilo sampai dengan Rp 100 ribu per kilo.
Hal tersebut berdasarkan pantauan TribunAmbon.com, di lokasi, Minggu (7/12/2025) sekira pukul 10.00 WIT.
Baca juga: Istri Petrus Fatlolon Ngadu, Suaminya Dimintai Rp. 10 Miliar dari Eks Kajari, Dedi Wahyudi
Baca juga: Dukung Pendidikan dan Olahraga, PLN UIW MMU Perkuat Pasokan Listrik Malut
Variatifnya harga komoditas favorit itu menjadi hal yang lazim ditemui di Pasar Binaiya Masohi, Kabupaten Maluku Tengah.
Walau begitu, harga cabai rawit yang dipasarkan pedagang mulai alami kelonjakan.
Pasalnya pada November 2025 kemarin, harga cabai rawit masih berkisar di angka Rp 65 ribu per kilonya.
Di lain sisi, harga cabai keriting justru landai yakni di angka Rp 30 ribu per kilo, dan tomat dibanderol Rp 12 ribu per kilo.
Salah seorang pedagang, Mama Iva mengatakan ia menjual cabai rawit dengan harga per kilonya Rp. 100 ribu.
"Harga Cili kecil sudah naik, karena jelang Natal to, ini pembeli besok lusa sudah tambah banyak," ungkap Mama Iva.
Diakuinya, ia menyetok cabai tersebut dari petani di daerah Kobisonta Seram Utara.
Sementara itu, pedagang lainnya Sriyanti memasarkan cabai rawit di angka Rp. 80 ribu perkilo.
Sriyanti menuturkan bahwa pasokan cabai dari Makkasar belum masuk mengakibatkan terjadi lonjakan harga.
"Cabai dari Makassar belum masuk jadi harga sekarang lagi naik," ungkap Sriyanti. (*)