Malra Hari Ini
Lantik Pengurus Lembaga Pesparni, Hanubun Tekanan Pembinaan Sejak Dini
Muhammad Thaher Hanubun menekankan pembinaan sejak dini bagi bibit baru penyanyi untuk siap mengharumkan nama daerah .
Penulis: Megarivera Renyaan | Editor: Ode Alfin Risanto
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan
Langgur, TRIBUNAMBON.COM - Bupati Maluku Tenggara (Malra), Muhammad Thaher Hanubun menekankan pembinaan sejak dini bagi bibit baru penyanyi untuk siap mengharumkan nama daerah di perlombaan skala Provinsi maupun Nasional.
Hal tersebut dikemukakan, saat melantik pengurus lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD), Sabtu (9/8/2025).
"Saat ini kita tidak hanya bicara soal pergantian pengurus, tetapi juga pembinaan peserta sejak dini. Kita butuh penyanyi-penyanyi baru yang siap mengharumkan nama daerah,” tegasnya.
Baca juga: Memberantas Peredaran Narkotika di Maluku, Polisi Razia Tempat Hiburan Malam
Baca juga: Penyaluran Beras Murah di Air Buaya Pulau Buru, 6 Ton Habis Terjual
Menurutnya, seorang pemimpin tidak boleh hanya menjadi penonton atau penyelenggara, melainkan harus hadir memberikan motivasi langsung di tengah peserta.
"Pemimpin yang turun tangan akan menjadi bagian dari kemenangan itu sendiri," cetusnya.
Ia pun menegaskan pentingnya menjaga kesadaran sejarah umat Katolik di wilayah setempat.
"Kita harus selalu ingat, setelah Katolik masuk ke Batavia, kota kedua yang menerima adalah Langgur. Fakta sejarah ini harus terus kita gaungkan, agar generasi muda memahami akar dan identitasnya," ujarnya.
Dirinya pun berharap kiranya Pastor dan Uskup senantiasa memberikan bimbingan kepada pengurus LP3KD.
Ia menegaskan, setiap lagu yang dilantunkan dalam Pesparani harus membawa pesan kedamaian, menginspirasi, dan membentuk karakter umat yang rukun dalam keberagaman.
"Pesparani bukan sekadar suara yang merdu, tetapi gema hati yang memanggil kita untuk hidup dalam cinta kasih," imbuhnya.(*)
| Polres Malra Bongkar Kejahatan Pornografi Anak, Pelaku Ditangkap di Dobo |
|
|---|
| Tujuh Nelayan Malra Selamat Usai Perahu Mati Mesin dan Terombang-Ambing |
|
|---|
| Pelaku Penganiayaan di Ohoi Klanit - Maluku Tenggara Dibekuk Aparat Kepolisian |
|
|---|
| Belanja Fiktif dan Mark-up Harga, Dua Pejabat Ohoi Watkidat Resmi Jadi Tersangka |
|
|---|
| 8 Bulan Rusak, Warga Kecewa Jembatan Rumadian-Dian Tak Kunjung Diperbaiki Pemprov Maluku |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Pesparani-II.jpg)