Sabtu, 9 Mei 2026

Bakar Kampus

Publik Desak Mahasiswa HMI Bakar Kampus Unpatti Disanksi DO dan Proses Pidana

Pihak kampus telah melaporkan 15 mahasiswa ke polisi atas insiden demo ricuh pada 3 Maret 2026, dengan kerugian ditaksir sekitar Rp67 juta.

Tayang:
Istimewa
UNPATTI TERBAKAR - Tampak mahasiswa membakar fasilitas di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pattimura Ambon, Selasa (3/3/2026). 

Pihak kampus telah melaporkan 15 mahasiswa ke polisi atas insiden ricuh yang terjadi saat aksi demonstrasi pada Selasa (3/3/2026).

Laporan tersebut dibuat langsung oleh Wakil Rektor III Unpatti, Nur Aida Kubangun, di SPKT Polresta Ambon, Rabu (4/3/2026) siang.

Laporan itu tercatat dengan nomor: LP/B/240/III/2026/SPKT/POLRESTA AMBON/POLDA MALUKU tertanggal 4 Maret 2026.

“Hari ini laporan sudah diterima di SPKT Polresta Ambon. Wakil Rektor III yang langsung datang membuat laporan polisi,” ungkap Kasi Humas Polresta Ambon, Ipda Janet Luhukay.

Menurutnya, setelah laporan diterima, aparat langsung bergerak melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lingkungan FEB Unpatti.

Akibat aksi tersebut, total kerugian ditaksir mencapai Rp67 juta. Sejumlah fasilitas rusak berat, termasuk satu unit gazebo yang dibakar hingga hangus.

Saat dikonfirmasi, Nur Aida Kubangun memilih irit bicara. 

“Nanti di kampus saja ya,” ujarnya singkat.

Insiden bermula dari aksi demonstrasi yang digelar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Ekonomi dan Bisnis di lingkungan FEB Unpatti.

Berdasarkan flyer yang beredar, aksi tersebut merupakan jilid II dan mencantumkan logo HMI serta seruan terbuka kepada kader HMI Cabang Ambon untuk turun ke lapangan.

Awalnya, aksi diklaim sebagai bentuk solidaritas terhadap kasus penikaman yang menimpa mahasiswa FEB Unpatti, Datu Huseik Letsoin, yang hingga kini masih dirawat di RSUP Leimena Ambon.

Namun sekitar pukul 15.00 WIT, situasi berubah mencekam. Massa diduga menyiram bensin ke tiang gazebo sebelum membakarnya.

Asap hitam pekat membumbung tinggi dan videonya viral di media sosial.

Tak hanya pembakaran, sejumlah kaca jendela pecah, papan informasi dirusak, hingga terjadi adu mulut dan kontak fisik dengan petugas keamanan kampus. 

Aktivitas perkuliahan dan layanan administrasi mahasiswa pun terganggu.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved