Jumat, 24 April 2026

Selingkuh Lagi

Oknum Dosen ACP Bantah Tuduhan Punya Hubungan Asmara dengan Pengurus DPW Partai NasDem Maluku

ACP membantah tuduhan hubungan asmara dan perzinaan dengan CR. dan ACP juga mengaku belum diperiksa penyidik terkait laporan tersebut.

|
Istimewa
SELINGKUH (ILUSTRASI) - 

Ringkasan Berita:
  • Dosen berinisial ACP membantah tuduhan hubungan asmara dan perzinaan dengan CR, pengurus DPW Partai NasDem Maluku, serta menegaskan keduanya memiliki hubungan keluarga.
  • ACP mengaku belum pernah dipanggil penyidik terkait laporan dugaan perzinaan yang dibuat suaminya, Aipda YT, dan membantah adanya peristiwa tangkap basah.
  • Insiden memanas terjadi saat YT mendatangi rumah ACP dan diduga memukul CR setelah menemukannya di dalam rumah.

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM — Oknum dosen berinisial ACP akhirnya buka suara membantah hubungan asmara dengan seorang pengurus DPW Partai NasDem Maluku berinisial CR.

Kepada TribunAmbon.com, ACP mengakui jika suaminya Aipda. YT telah lama menuduhnya berselingkuh dengan CR.

Namun, menurut ACP hal itu tidaklah mungkin. Karena antara dirinya dan CR memiliki ikatan keluarga.

“YT sudah lama menuduh saya berselingkuh dengan CR. Padahal CR masih ada hubungan saudara dengan saya. Kami tidak punya hubungan spesial,” tuturnya.

Baca juga: Dosen ACP Bantah Selingkuh dengan Pengurus KNPI: Saya Tidak di Tempat Tidur dengan CR

Baca juga: Diduga Jalin Asmara dengan Istri Anggota Polisi, Pengurus KNPI Maluku Dilaporkan ke Polda

Pernyataan itu disampaikan menyusul bantahan atas tuduhan perzinaan yang kini tengah dilaporkan ke Polda Maluku.

Soal laporan itu, ACP mengaku belum dipanggil penyidik untuk menjalani pemeriksaan.

“Saya belum dipanggil dari penyidik untuk pemeriksaan. Memang ada informasi dari penyidik PPA untuk saya divisum, tapi saya belum diperiksa,” ujar ACP, Kamis (29/1/2026).

Ia menegaskan tuduhan perzinaan yang dialamatkan kepadanya tidak benar. 

Menurutnya, tidak ada peristiwa tangkap basah seperti yang dituduhkan.

“Terkait tuduhan itu tidak benar. Kalau dibilang tangkap basah, saya tidak berada di kamar atau di tempat tidur dengan CR,” tegasnya.

ACP menjelaskan, malam sebelum kejadian ia menggelar acara syukuran kecil di rumahnya pada Selasa (27/1/2026). Kegiatan tersebut dihadiri delapan orang.

“Kita mulai sekitar pukul 21.00 WIT, makan-makan dan bercerita sampai pukul 23.30 WIT. Setelah itu beberapa orang pulang, tersisa empat orang termasuk saya,” jelasnya.

“Sekitar pukul 01.00 WIT kami masih bercengkerama. Hampir pukul 02.00 WIT baru bubar. Saat itu CR dan satu orang berinisial RP menginap di rumah,” katanya.

Keesokan paginya sekitar pukul 06.30 WIT, YT datang ke rumah ACP.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved