BPKW XX
Tahuri, Bunyi Pertama yang Keluar dari Bumi Maluku
Alat musik ini tergolong merupakan musik khas masyarakat Maluku karena bahan dasarnya di peroleh dari alam Maluku.
Sehingga Tahuri sebagai musik tradisional telah memiliki keunggulan-keunggalan dasar yang di kemas dengan penyiapan-penyiapan data dukung lainya seperti kajian mendalam dan membutuhkan kerja akademisi dan para budayawan serta UPT-UPT kebudayaan di Maluku mislanya Balai Pelestarian Kebudayaan wilayah XX Maluku, BRIN wilayah Maluku, Kantor bahasa Maluku, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota dan Provinsi serta partisipasi masyarakat Maluku.
Tahuri menjadi tanggug jawab kita bersama di Maluku untuk membangun peradaban yang sejajar dengan kota-kota lain di Indonesia.(*)
| Lentera Sejarah di Pesisir Hila, Membaca Poros Waktu melalui Benteng Amsterdam |
|
|---|
| Hotong: Si Butiran Emas dari Bumi Bupolo yang Kini Terancam Dilupakan |
|
|---|
| Merawat Tradisi Lewat Gerak: Kisah Tarian Tnabar Ilaa dari Tanimbar |
|
|---|
| Mengenal Hoer Findamar, Tradisi Perahu Lailatul Qadar Warisan Leluhur Pulau Kur |
|
|---|
| Sinergikan Pemajuan Kebudayaan, BPKW XX Fasilitasi Koordinasi Direktorat BKMA dan Majelis Latupati |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Tugu-Tahuri.jpg)