Pemda Malteng
Groundbreaking Proyek Hilirisasi Kelapa dan Pala Maluku Tengah, Bupati: Transformasi Ekonomi Daerah
PTPN I Regional VIII sendiri telah merancang pembangunan pabrik pengolahan komoditi lokal di Maluku Tengah.
Penulis: Silmi Sirati Suailo | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MALTENG,TRIBUNAMBON.COM - Groundbreaking atau peletakan batu pertama Proyek Hilirisasi Kelapa dan Pala di Negeri Liang Awaya, Kecamatan Teluk Elpaputih, Kabupaten Maluku Tengah resmi berlangsung, Rabu (29/4/2026).
Proyek yang bernilai Rp 640 miliar dari Danantara itu bakal dikelola oleh PTPN I Regional VIII.
PTPN I Regional VIII sendiri telah merancang pembangunan pabrik pengolahan komoditi lokal di Maluku Tengah. Serapan kelapa pun bukan main-main, di angka 300 ribu butir per hari, sementara serapan pala ditargetkan 2.300 ton per tahun.
Berdasarkan serapan jumlah pada dua komoditi itu ekuivalennya sama dengan 6.500 hektar.
Olehnya itu, Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir dalam sambutannya menyatakan komitmen transformasi ekonomi daerah.
Bupati Zulkarnain menegaskan, Groundbreaking yang dilakukan hari ini, bukan sekadar seremoni pembangunan fisik, tetapi merupakan langkah strategis menuju transformasi ekonomi daerah.
Bupati menyampaikan, proyek ini adalah peluang besar bagi Maluku Tengah untuk bangkit menjadi daerah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
Baca juga: Proyek Strategis Nasional Kelapa dan Pala di Maluku Tengah Resmi Dibangun, Prabowo Beri pesan ini
Baca juga: Perintah Kapolda Maluku, Tiga Pelaku Jual Beli Emas Ilegal di Gunung Botak Berhasil Ditangkap
"Kita patut bersyukur karena daerah ini dianugerahi potensi sumber daya alam yang luar biasa, khususnya di sektor perkebunan," ujar Bupati.
Menurutnya, kelapa dalam dan pala bukan hanya komoditas unggulan, tetapi juga telah menjadi bagian dari identitas dan kehidupan masyarakat.
Bahkan saat ini, masyarakat dari berbagai profesi, tidak hanya petani, telah mengelola lahan perkebunannya dengan menanam banyak kelapa dalam, pala dan juga cengkih. Ini sudah menjadi trend. “Tidak berkebun, tidak keren”.
Oleh karena itu, kehadiran pabrik hilirisasi ini menjadi sangat penting. Nantinya masyarakat tidak lagi hanya menjual hasil mentah, tetapi mulai bergerak menuju pengolahan yang memberikan nilai tambah.
Dampaknya tentu akan sangat luas, mulai dari peningkatan pendapatan petani, terbukanya lapangan kerja, hingga berkurangnya tingkat pengangguran di daerah kita.
"Namun demikian, saya ingin menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan ini tidak hanya ditentukan oleh investasi dan teknologi, tetapi juga oleh dukungan dan kebersamaan kita semua," tukas Zulkarnain.
Zulkarnain mengajak seluruh pihak untuk menjaga semangat kolaborasi, saling percaya, dan saling menguatkan. Karena pembangunan yang besar hanya akan berhasil jika berdiri di atas fondasi kebersamaan yang kokoh.
"Saya juga ingin mengingatkan bahwa pembangunan ini harus berjalan dengan prinsip keberlanjutan. Kita tidak boleh mengabaikan aspek lingkungan," pesan Bupati.
Dikatakan Zulkarnain, prinsip environmental ethics atau etika lingkungan harus menjadi landasan utama, agar hubungan antara manusia dan alam tetap terjaga. "Kita harus memastikan bahwa generasi mendatang tetap dapat menikmati kekayaan alam yang kita miliki hari ini," imbuhnya.
Oleh karena itu, Bupati berharap pembangunan ini dapat berjalan dengan baik, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, serta menjadi contoh investasi yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan sosial.
"Saya juga mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, investor, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan, untuk bersama-sama mendukung proses ini, mulai dari tahap ground breaking hari ini hingga nantinya pabrik ini beroperasi dan memberikan manfaat secara luas," tandas Zulkarnain.
Pada kesempatan tersebut, dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan hari ini dapat terlaksana dengan baik.
"Khususnya kepada Gubernur Maluku atas dukungan dan perhatian yang terus diberikan bagi pembangunan di Maluku Tengah," pungkas Bupati. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/PSN-Kelapa-D.jpg)