Malra Hari Ini
Pemerintah Ohoi Madwaer Minta Pemkab Lirik Wisata Pantai Metro Malra
Selain pasir yang sehalus terigu, Pantai Metro menawarkan pesona pemandangan dan kombinasi indah dari warna laut.
Penulis: Megarivera Renyaan | Editor: Mesya Marasabessy
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan
LANGGUR, TRIBUNAMBON.COM - Berjarak 40 kilo dari Langgur, Ibukota Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), destinasi pantai Metro, yang terletak di Ohoi Madwaer, Kecamatan Kei Kecil Barat, bakal menjadi salah satu primadona baru bagi pelancong.
Selain pasir yang sehalus terigu, pantai ini menawarkan pesona pemandangan dan kombinasi indah dari warna laut, apalagi jika berburu sunset di sore hari.
Berbagai makanan khas Kepulauan Kei juga dijajakan di sini, ada pisang enbal, ikan bakar, lat atau anggur lagu dan aneka olahan dari produk pertanian.
Baca juga: Bentangkan Bendera di Jembatan Rumadian-Dian, Ini Poin Tuntutan KNPI dan Cipayung Malra-Tual
Untuk memperkenalkan destinasi wisata yang kerap menjadi buruan fotografer dan wisatawan asing, Pemerintah Ohoi Madwaer menggagas upacara bendera di bibir pantai, tepatnya di saat surutnya air laut, memperingati HUT ke-80 RI, Minggu (17/8/2025).
Ratusan warga, siswa-siswi SD hingga SMA tumpah ruah, mengikuti detik-detik Proklamasi.
Walaupun matahari cukup terik, tak lantas menggendorkan semangat warga pelosok.
Baca juga: KNPI dan Cipayung Bentangkan Bendera di Jembatan Rumadian-Dian Malra
Kepada TribunAmbon.com, Pj Kepala Ohoi Madwaer Benoni Rumhoira mengatakan, ingin memperkenalkan destinasi wisata Pantai Metro.
"Kami ingin masyarakat luas juga mengenal destinasi wisata yang ada disini," ungkapnya.
Menurutnya, meskipun jaraknya lumayan jauh namun akses jalan mulus dan memadai.
"Harapan kami semoga Pemkab Malra dapat melihat potensi yang dimiliki oleh Ohoi Madwaer," pungkasnya. (*)
| Polres Malra Bongkar Kejahatan Pornografi Anak, Pelaku Ditangkap di Dobo |
|
|---|
| Tujuh Nelayan Malra Selamat Usai Perahu Mati Mesin dan Terombang-Ambing |
|
|---|
| Pelaku Penganiayaan di Ohoi Klanit - Maluku Tenggara Dibekuk Aparat Kepolisian |
|
|---|
| Belanja Fiktif dan Mark-up Harga, Dua Pejabat Ohoi Watkidat Resmi Jadi Tersangka |
|
|---|
| 8 Bulan Rusak, Warga Kecewa Jembatan Rumadian-Dian Tak Kunjung Diperbaiki Pemprov Maluku |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/pantai-metro-baru-malra.jpg)