Maluku Hari ini

Sempat Hilang Kontak, Dua Nelayan Asal Aru Akhirnya Ditemukan Selamat 

Kepala Basarnas Ambon, Muhammad Arafah mengatakan, pada Selasa 1/7/2025 pagi ,kedua nelayan itu pergi melaut dengan tujuan mencari telur ikan.

istimewa
BASARNAS AMBON : Dua nelayan asal Aru yang sempat hilang ditemukan selamat, Rabu (2/7/2025)/. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan

LANGGUR, TRIBUNAMBON.COM - Dua nelayan asal Kepulauan Aru yang dilaporkan hilang kontak saat melaut, kini berhasil ditemukan dengan selamat, Rabu (2/7/2025). 

Kedua nelayan tersebut Ialah Fahmi Hatala (36) dan Salim Baubessy (27).

Kepala Basarnas Ambon, Muhammad Arafah mengatakan, pada Selasa 1/7/2025 pagi, kedua nelayan itu pergi melaut dengan tujuan mencari telur ikan.

Baca juga: Kapan Pengangkatan PPPK Tahap I 2024? Begini Penjelasan Kepala BKPSDM Malteng 

Namun hingga malam fahmi dan salim tak kunjung pulang ke rumah.

Merasa cemas, pihak keluarga langsung melaporkan kepada Basarnas.

"Mereka pergi melaut di Selasa pagi sekitar pukul 08:00 WIT menggunakan longboat di lokasi perairan pulau Ujir, Kepulauan Aru untuk mencari telur ikan dan hingga malam hari tak kunjung kembali, ungkapnya.

Usai mendapat menerimalaporan dari keluarga, Tim SAR gabungan langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian.

Dimana dari laporan keluarga ternyata koordinat kejadian berada di 5°32'31.47"S - 134°21'2.90"E, jarak -+ 12 Nautical mile, dan Heading 317°arah Barat Laut dari USS Dobo.

“Sekira pukul 12.20 WIT tim SAR gabungan dikerahka menggunakan Rigit Inflatable Boat menuju lokasi kejadian,"ujarnya.

Baca juga: Korupsi Anggaran PT. Bipolo Gidin Rp 41 Miliar, Staf Perusahaan Diperiksa 6 Jam

Lanjut dikatakan, saat proses pencarian korban tiba-tiba Tim Rescue USS Dobo menerima informasi dari Saudin yang mengatakan bahwa kedua korban berhasil ditemukan oleh nelayan setempat dengan selamat dan sudah dievakuasi ke Desa Ujir.

"Pada pukul 15:40 WIT dilaporkan pihak keluarga bahwa korban berhasil ditemukan oleh nelayan setempat dalam kondisi terombang-ambing dan sudah dievakuasi ke Desa Wasir," kata dia.

Arafah menambahkan bahwa kejadian ini diduga akibat dari mesin motor tempel mereka rusak, sehingga tidak dapat melakukan perjalanan pulang.(*)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved