Ambon Hari Ini
Pasca Diberitakan TribunAmbon, Pemerintah Bersihkan Sampah di Selokan Depan MCM
Pantauan TribunAmbon.com sekira pukul 15.30 WIT menunjukkan sejumlah petugas sedang mengangkut sampah dari dalam selokan
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Tumpukan sampah yang menyumbat selokan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya dari arah Galala hingga depan Maluku City Mall (MCM), yang sebelumnya diberitakan oleh TribunAmbon.com pada Selasa (3/6/2025), kini mulai dibersihkan.
Pantauan TribunAmbon.com sekira pukul 15.30 WIT menunjukkan sejumlah petugas sedang mengangkut sampah dari dalam selokan, Rabu (4/6/2025).
Sampah-sampah ditumpuk di tepi jalan sebelum dibawa ke Tempat Penampungan Akhir (TPA).
Pembersihan ini membawa kelegaan bagi warga sekitar, termasuk Jefri Tuhumury (36), seorang karyawan hotel di area tersebut.
"Syukur sampah akhirnya dibersihkan padahal baru kemarin saya diwawancarai Tribun Ambon," ungkap Jefri.
Terpisah dari itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kota Ambon, Melianus Latuihamallo, saat dihubungi TribunAmbon.com menjelaskan bahwa pembersihan ini merupakan hasil kerja sama antara pihaknya dengan Kasatker Wilayah 1 Balai Jalan.
Baca juga: Dugaan Penyimpangan Dana Miliaran Rupiah, Ketua Koperasi TKBM Ambon Rawidin Ode Dilaporkan
Baca juga: Habiskan Rp 11,4 Miliar, Konstruksi Lantai Empat Maplaz tak Bisa Tampung Beban Berat
Melianus menyebutkan bahwa meskipun jalan tersebut merupakan kewenangan Balai Jalan, persoalan saluran air menjadi tanggung jawab bersama.
"Balai Jalan dan PUPR Kota Ambon sama-sama pembersihan saluran," cetusnya.
Diberitakan sebelumnya, kondisi saluran drainase di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, khususnya di jalur dari arah Galala hingga depan Maluku City Mall, dipenuhi tumpukan sampah plastik.
Kondisi ini menyebabkan selokan tersumbat total dan memicu keluhan dari warga sekitar.
Berdasarkan pantauan TribunAmbon.com di lokasi pada Selasa (3/6/2025), sampah plastik yang mayoritas berupa sisa bungkusan makanan dan botol bekas terlihat memenuhi seluruh badan selokan.
Akibatnya, aliran air di saluran tersebut tidak lancar, bahkan cenderung tertutup sepenuhnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.