Maluku Tenggara
Izin Operasional Rumah Sakit Pratama Elat di Malra Masih Terkendala Sertifikasi Lahan
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malra, Muhsin Rahayaan mengatakan, izin operasional Rumah Sakit Pratama di Elat masih terkendala sertifikasi lahan.
Penulis: Megarivera Renyaan | Editor: Mesya Marasabessy
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan
LANGGUR, TRIBUNAMBON.COM - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Muhsin Rahayaan mengatakan, izin operasional Rumah Sakit Pratama di Elat masih terkendala sertifikasi lahan.
Hal itu disampaikan setelah menghadiri rapat dengar pendapat di Komisi II DPRD Malra beberapa waktu lalu.
"Pada saat rapat dengar pendapat tersebut kami mengemukakan terkait, izin operasional Rumah Sakit Pratama Elat yang masih terkendala sertifikasi lahan di pertanahan," ujarnya melalui sambungan telepon, Sabtu (24/5/2025).
Menurutnya, kalau sertifikasi ini kan bukan gawainya Dinkes jadi sudah sepatutnya di beritahukan agar diketahui oleh pihak legislatif.
"Kami juga harus menyampaikan lebih awal agar sama-sama mencari solusi, karena saat ini kami sementara berproses untuk izin operasionalnya," jelas Rahayaan.
Baca juga: Dapur Makan Bergizi Gratis di Kota Tual Produksi 3 Ribu Porsi Makanan Setiap Hari
Baca juga: Jelang Hari Ulang Tahun, PMKRI Cabang Langgur Gelar Bakti Sosial
Rahayaan juga menuturkan, terkait proses operasional rumah sakit yang telah ditunjang dari sisi sarana dan prasarana juga alat kesehatan yang memadai.
"Semuanya sudah tersedia hanya saja, beberapa hal kecil seperti paintry, laundry dan petugasnya terus kami siapkan juga hal-hal teknis lain yang memerlukan intervensi dari APBD Malra," cetusnya.
Untuk diketahui, Pemerintah Pusat menggelontorkan anggaran Rp 75 miliar APBN 2023 untuk pembangunan Rumah Sakit Pratama Elat yang terbagi atas Rp 40 miliar untuk pembangunan fisik gedung rumah sakit dan Rp 35 miliar untuk pengadaan alat kesehatan. (*)
| Tumpukan Sampah di Depan Stadion Marren Maluku Tenggara Semakin Panjang |
|
|---|
| Koperasi Merah Putih Ohoi Hako Maluku Tenggara Resmi Kantongi Legalitas |
|
|---|
| Hujan Deras, Jalan Taverseran di Maluku Tenggara Berubah jadi Kolam Mini |
|
|---|
| Tumpukan Sampah Meluber di Pasar Langgur Malra, Warga Sebut 5 Hari Tak Diangkut |
|
|---|
| Ini Penyebab Kasus Penyakit Diare di Maluku Tenggara Terus Meningkat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/RS-Pratama-di-Elat.jpg)