Maluku Tenggara

Hujan Deras, Jalan Taverseran di Maluku Tenggara Berubah jadi Kolam Mini

- Jalan Taverseran tepatnya di depan Toko Aleng, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) jadi lokasi langganan genangan air.

Megarivera Renyaan
GENANGAN AIR : Genangan Air di Jalan Taverseran, tepatnya di depan toko Aleng, Kecamatan Kei Kecil, Senin (23/6/2025). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan

LANGGUR, TRIBUNAMBON.COM - Jalan Taverseran tepatnya di depan Toko Aleng, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) jadi lokasi langganan genangan air, setiap kali hujan dengan intensitas deras .

Pasalnya, setiap kali turun hujan, jalan raya tersebut kerap tergenang air setinggi mata kaki orang dewasa.

Kesal dengan genangan air bak kolam mini yang tak kunjung teratasi, pemilik toko pun melakukan penyedotan air menggunakan mesin, saking parahnya genangan air di kawasan tersebut.

Baca juga: Letkol Inf. Edi Hariyanto Ganti Letkol Czi. Ir. Yusuf Aksa Jabat Komandan Kodim 1502/Masohi

Ironisnya, jalan tersebut merupakan akses utama menuju Kantor Bupati Malra.

Pantauan TribunAmbon.com, Senin (23/6/2025), pukul 14:34 WIT, nampak ketinggian air mencapai pergelangan kaki orang dewasa.

Pengendara sepeda motor dan mobil, terpaksa menurunkan laju kendaraan untuk melewati kawasan tersebut.

Beberapa pengendara sepeda motor pun terlihat memutar balik kendaraan, untuk menghindari gangguan pada busi.

Baca juga: Cristiani Wattimena Segera Rilis Lagu Terbaru, Ini Bocorannya

Sementara genangan air masuk hingga ke dalam toko.

Edi salah satu pegawai toko yang diwawancarai TribunAmbon.com, mengatakan genangan ini imbas dari hujan dengan intensitas lebat sejak pagi tadi.

"Dari tadi sudah lakukan penyedotan namun airnya tak kunjung surut," ujarnya.

Menurutnya, drainase di kawasan ini tertutup sedimen tanah sehingga sulit untuk surut jika tidak ditanggulangi dengan mesin pompa air.

"Biasanya tergantung durasi hujan, jika sebentar pasti cepat surutnya namun jika intensitasnya lebat dengan waktu yang lama, pasti seperti ini," cetusnya.

Dirinya juga menambahkan, sempat ada pengendara sepeda motor yang terjatuh akibat tingginya permukaan air.

"Tadi sempat ada satu pengendara motor yang jatuh, namun cepat dibantu oleh pegawai toko dan warga, kami minta pihak yang berwenang segera mengatasi lah," pungkasnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved