Rabu, 3 Juni 2026

Malteng Hari Ini

Semi Final Soekarno Cup Zona III Bakal Berlangsung di Ambon, 4 Tim ini Berebut Juara

Meski kompetisi sempat diwarnai berbagai dinamika di lapangan, panitia menegaskan bahwa semifinal dan final akan digelar di Kota Ambon.

Tayang:
TribunAmbon.com/Silmi/Silmi Sirati Suailo
SOEKARNO CUP - Piala Soekarno Cup U-17 Zona III Maluku Tengah pada momen pembukaan Mei 2026 lalu. 
Ringkasan Berita:
  • Empat tim yang dipastikan lolos pada perempatan final, diantaranya, Lositoa FC dari Negeri Haya, Murkele FC dari Negeri Mosso, Nusantara FC dari Kota Masohi, dan PSA Hatumete dan Negeri Hatumete.
  • ‎Al Hidayat menegaskan, kompetisi tidak mungkin dihentikan karena salah satu tujuan utama penyelenggaraan Liga Kampung Soekarno Cup adalah menjaring pemain-pemain potensial yang nantinya akan dipersiapkan mengikuti putaran nasional Liga Kampung Soekarno Cup di Jawa Timur.

Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo 

‎‎MALTENG,TRIBUNAMBON.COM - Laga semi final Soekarno Cup Zona III bakal berlangsung di Kota Ambon, dalam beberapa waktu ke depan. 

‎Hal itu dipastikan Panitia Liga Kampung Soekarno Cup 2026 Provinsi Maluku, Rabu (3/6/2026). 

‎Pertandingan zona Kota Masohi dan Seram Selatan dipastikan lanjut hingga tuntas.

Meski kompetisi sempat diwarnai berbagai dinamika di lapangan, panitia menegaskan bahwa semifinal dan final akan digelar di Kota Ambon dengan sistem pertandingan tanpa penonton.

‎Keputusan tersebut disampaikan Anggota DPRD Provinsi Maluku periode 2024-2029 dari PDI Perjuangan, Alhidayat Wajo, yang juga terlibat dalam kepanitiaan Soekarno Cup 2026 Provinsi Maluku.

‎"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Maluku Tengah yang telah mendukung pelaksanaan Liga Kampung Soekarno Cup zona Kota Masohi dan Seram Selatan sehingga dapat berjalan dengan baik," kata Ahidayat Wajo.

‎Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Polda Maluku dan Polres Maluku Tengah yang telah membantu panitia dalam mengawal jalannya kompetisi hingga berbagai persoalan yang muncul dapat diselesaikan secara kondusif.

Baca juga: Pelatihan Petugas Lapangan SE 2026: Kepala BPS Tual Harap Pelaku Usaha Beri Data Akurat

Baca juga: Jaksa Hadirkan 5 Saksi, Dugaan Korupsi Rp. 798 Juta di Kejari SBT Kian Terbuka

‎Menurutnya, panitia telah melakukan pertemuan bersama lima manajer dan ofisial tim yang masih tersisa dalam kompetisi. Dari hasil pertemuan tersebut, disepakati empat tim yang akan melanjutkan perjuangan pada babak semifinal dan final.

‎Empat tim yang dipastikan lolos pada perempatan final, diantaranya, Lositoa FC dari Negeri Haya, Murkele FC dari Negeri Mosso, Nusantara FC dari Kota Masohi, dan PSA Hatumete dan Negeri Hatumete.

‎"Keputusan ini telah disepakati bersama oleh para manajer dan ofisial tim yang hadir dalam pertemuan," ujarnya.

‎Al Hidayat menegaskan, kompetisi tidak mungkin dihentikan karena salah satu tujuan utama penyelenggaraan Liga Kampung Soekarno Cup adalah menjaring pemain-pemain potensial yang nantinya akan dipersiapkan mengikuti putaran nasional Liga Kampung Soekarno Cup di Jawa Timur.

‎"Liga Kampung ini dilaksanakan untuk mencari bibit-bibit pemain. Karena itu, suka atau tidak suka, mau atau tidak mau, pertandingan harus tetap dilanjutkan," tegasnya.

‎Untuk menjamin keamanan dan kelancaran pertandingan, panitia memutuskan semifinal dan final dipindahkan ke Ambon. Seluruh pertandingan akan berlangsung tanpa kehadiran penonton di stadion.

‎Meski demikian, panitia berjanji tetap memberikan akses kepada masyarakat untuk menyaksikan jalannya pertandingan melalui siaran langsung di berbagai platform media sosial.

‎"Jika masyarakat Maluku Tengah maupun masyarakat Maluku ingin menyaksikan semifinal dan final, panitia akan menyediakan live streaming melalui TikTok, Facebook, Instagram dan YouTube," jelasnya.

‎Panitia berharap fasilitas siaran langsung tersebut dapat mengobati kerinduan para pendukung yang tidak dapat hadir langsung di lokasi pertandingan.

‎Selain itu, panitia juga telah mengatur skema pembiayaan transportasi bagi tim peserta. Transportasi lokal dari kampung atau home base masing-masing tim menuju Pelabuhan Tulehu menjadi tanggung jawab tim dan ofisial.

‎Sementara biaya perjalanan dari Tulehu menuju lokasi pertandingan di Ambon, termasuk akomodasi dan kepulangan setelah pertandingan selesai, akan ditanggung oleh panitia Liga Kampung Soekarno Cup.

‎"Ini merupakan bentuk gotong royong antara panitia dan tim peserta agar kompetisi tetap berjalan sampai selesai," katanya.

‎Dalam kesempatan itu, Al Hidayat juga memberikan apresiasi khusus kepada tim Amhay Junior yang menunjukkan sikap sportif dalam menyelesaikan persoalan pertandingan yang sebelumnya sempat terhenti.

‎Menurutnya, panitia sempat menawarkan opsi untuk melanjutkan pertandingan yang masih menyisakan sekitar 15 menit waktu normal. Namun, manajer dan ofisial Amhay Junior secara legawa menerima hasil pertandingan dan mengakui keunggulan lawan.

‎"Kami memberikan apresiasi kepada manajer dan ofisial Amhay Junior. Dengan kebesaran hati mereka menerima kekalahan dan memberikan kesempatan kepada Lositoa FC untuk melanjutkan perjuangan di semifinal dan final," ujar Al Hidayat.

‎Sikap sportif tersebut dinilai menjadi contoh penting dalam menjaga semangat persaudaraan dan fair play dalam kompetisi sepak bola antar kampung di Maluku.

‎Dengan keputusan tersebut, perhatian masyarakat kini tertuju pada pelaksanaan semifinal dan final Soekarno Cup 2026 yang akan berlangsung di Ambon untuk menentukan wakil Maluku menuju putaran nasional di Jawa Timur.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved