Siswa MTS Negeri 2 Maluku Tengah Study Tour ke Rutan Kelas IIB Masohi, Ini yang Dilakukan
Puluhan siswa kelas Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTS) Negeri 2 Maluku Tengah mengunjungi Rutan kelas IIB Masohi, Kamis (21/11/2024).
Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Tanita Pattiasina
Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar
MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Puluhan siswa kelas Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTS) Negeri 2 Maluku Tengah mengunjungi Rutan kelas IIB Masohi, Kamis (21/11/2024).
Kunjungan tersebut dalam rangka untuk memberikan edukasi hukum kepada para siswa.
Berdasarkan pantauan TribunAmbon.com sebanyak 20 orang siswa MTs Negeri 2 Maluku Tengah gabungan dari kelas 7, 8 dan 9 yang sementara mengikuti program Satu Siswa Satu Tulisan (Sasi Satu).
Dua orang guru pendamping siswa yakni Ustazah Julianti dan Rahma Aryani juga turut serta mendampingi.
Siswa berkeliling ke blok-blok yang ada di rutan tersebut, mulai mulai dapur umum, ruang podcast, kamar tahanan, klinik kesehatan, mushola dan blok hunian didampingi para petugas rutan.
Dalam kunjungan itu, para siswa dipertemukan dengan Kepala Rutan, M. Yusuf Mukarom yang memberikan penjelasan seputar kondisi dan apa saja terapan pembinaan yang dilakukan pihak Rutan kepada warga binaannya.
Baca juga: Kemenkumham Pamerkan Karya Warga Binaan Lapas dan Rutan di MCM Ambon
Baca juga: 84 Warga Binaan Rutan Masohi Terima Remisi di HUT RI, Tak Ada yang Langsung Bebas
"Hari ini awalnya kami menerima surat dari pihak Sekolah MTs Negeri 2 dimana mereka punya program yang namanya satu siswa satu tulisan, jadi setelah menjalani tour ini mereka ditugaskan masing-masing siswa membuat satu tulisan hasil dari tour di sini," kata Yusuf.
Pada kesempatan itu juga, Yusuf sempatkan untuk melaksanakan program Presiden Prabowo Subianto terkait penguatan ketahanan pangan dengan melakukan penanaman tanaman berdaya guna seperti ubi jalar, kacang tanah, jagung dan cabai rawit.
"Terus kemudian kesempatan ini juga saya gunakan untuk melaksanakan program pak Presiden Prabowo terkait ketahanan pangan," jelasnya.
Sementara itu, Zaidul Alam Arsyad, salah satu siswa mengapresiasi kinerja pihak Rutan yang dianggapnya telah memberikan pembinaan yang komprehensif kepada warga biannya.
"Saya juga baru tahu ternyata di penjara Rutan ini para tahanan dibina dengan sedemikan baik sehingga mereka juga sangat ramah dan baik kepada kami saat berkunjung kesini," kata Alam.
Alam menceritakan pengalamannya selama kurang lebih dua jam berkeliling dan mendengarkan penjelasan langsung dari Kepala Rutan dan perwakilan warga binaan seputar kehidupan selama menjalani masa hukuman di Rutan tersebut.
"Tadi saya lihat mereka membuat, ada yang membuat prakarya, ada yang sedang menelfon, ekstrakurikuler seperti pramuka, dancing dan lain-lain, termasuk pembinaan keagaamaan," jelas Alam.
Di kesempatan ini, Alam mengingatkan masyarakat di luar sana bahwa jangan menganggap para tahanan itu seseorang buruk.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/MAN-2-Maluku-Tengah-study-tour-ke-Lapas-Masohi.jpg)