Ambon Hari Ini
Rekonstruksi Ungkap Brutalnya Pengeroyokan Abdulah Mahu, Korban Dipukul Balok dan Galon Cor
Polda Maluku menggelar rekonstruksi kasus pengeroyokan Abdulah Mahu dengan memperagakan 14 adegan, termasuk aksi pemukulan
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Ode Alfin Risanto
Ringkasan Berita:
- Polda Maluku menggelar rekonstruksi kasus pengeroyokan Abdulah Mahu dengan memperagakan 14 adegan, termasuk aksi pemukulan menggunakan galon cor semen dan balok kayu.
- Korban dikejar dan dikeroyok sekelompok pemuda di kawasan Air Kuning, Ambon, hingga mengalami luka serius dan sempat tidak sadarkan diri.
- Tujuh orang telah ditetapkan sebagai tersangka, namun hingga kini masih dalam pencarian dan belum berhasil diamankan polisi.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku menggelar rekonstruksi kasus pengeroyokan terhadap Abdulah Mahu (19).
Abdulah diketahui merupakan pemuda yang menjadi korban penganiayaan brutal di kawasan Air Kuning, Kebun Cengkeh, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.
Rekonstruksi yang berlangsung pada Rabu (10/6/2026) itu mengungkap kembali detik-detik pengeroyokan yang dialami korban pada 11 Mei 2026 sekitar pukul 02.20 WIT.
Kegiatan yang dipimpin Kanit II Subdit III Ditreskrimum Polda Maluku, Iptu B. Sianturi, dimulai pukul 11.14 WIT dan berakhir pukul 12.39 WIT di lokasi kejadian, Rabu (10/6/2026).
Korban hadir langsung bersama keluarga untuk menyaksikan jalannya rekonstruksi.
Baca juga: Dugaan Manipulasi Data SIPP PN Ambon, KNPI Maluku Desak Investigasi Internal dan Klarifikasi Terbuka
Baca juga: Tinjau BHU, Komisi III DPRD Ambon Soroti Minimnya Fasilitas dan Risiko Longsor bagi Warga
Sementara tujuh tersangka yang telah ditetapkan Polda Maluku belum berhasil ditangkap sehingga peran mereka diperagakan oleh anggota tim penyidik.
Sebanyak 14 adegan diperagakan dalam rekonstruksi tersebut.
Penyidik mencocokkan seluruh rangkaian kejadian berdasarkan keterangan korban, saksi, rekaman CCTV, hingga video yang telah dikumpulkan selama proses penyelidikan.
Adegan demi adegan memperlihatkan bagaimana korban dikejar dan dianiaya oleh sekelompok pelaku hingga mengalami luka serius.
Momen yang paling menyita perhatian terjadi pada adegan ke-13 dan ke-14.
Pada adegan ke-13, penyidik memperagakan aksi pemukulan terhadap korban menggunakan botol galon yang telah dicor semen.
Sementara pada adegan ke-14, korban diperagakan menerima pukulan menggunakan balok kayu yang diarahkan ke bagian kepala.
Kedua adegan tersebut menggambarkan dugaan kekerasan berat yang dialami korban saat pengeroyokan berlangsung.
"Tujuan rekonstruksi ini untuk mencocokkan keterangan korban, saksi, serta berbagai bukti dan fakta yang ditemukan di lapangan," ujar anggota Ditreskrimum Polda Maluku di lokasi rekonstruksi.
| Dugaan Manipulasi Data SIPP PN Ambon, KNPI Maluku Desak Investigasi Internal dan Klarifikasi Terbuka |
|
|---|
| Tinjau BHU, Komisi III DPRD Ambon Soroti Minimnya Fasilitas dan Risiko Longsor bagi Warga |
|
|---|
| Polisi Buka Daftar Barang Curian Salim Nahumarury, Penyidikan Terus Berlanjut |
|
|---|
| UMKM Ambon Terima Sertifikat Halal dari BPJPH Maluku, Kualitas Produk Terjamin Tuk Diperdagangkan |
|
|---|
| Besok, Komisi III DPRD Ambon Tinjau Perumahan Bukit Hijau Urimessing, Kumpulkan Fakta Lapangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/abdullah-mahu-dikeroyok.jpg)