Ambon Hari Ini

Belajar dari Youtube, Jemaat GPM Souhuru Berhasil Olah Tempurung Kelapa Jadi Media Terumbu Karang

Bahkan, ini sudah kali ketiga di Tahun 2023, Jemaat GPM Souhuru, Klasis Pulau Ambon Utara ini berhasil membuatnya.

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
Georgia Manuhua
Jemaat GPM Souhuru Ambon berhasil membuat media tanam terumbu karang dari Tempurung Kelapa (Bioreeftek). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Bermodalkan belajar dari Internet, Jemaat GPM Souhuru Ambon berhasil membuat media tanam terumbu karang dari Tempurung Kelapa (Bioreeftek).

Bahkan, ini sudah kali ketiga di Tahun 2023, Jemaat GPM Souhuru, Klasis Pulau Ambon Utara ini berhasil membuatnya.

Ketua Majelis Jemaat GPM Souhuru Pdt. S. Heumasse mengatakan Kelapa dipilih karena banyak tersebat di Kawasan pesisir Indonesia, termasuk Maluku.

Bioreeftek ini juga bersifat non destruktif, dan sangat mudah diaplikasikan atau diadopsi oleh masyarakat lokal dengan biaya murah jika dibandingkan dengan jenis-jenis terumbu karang buatan lainnya.

Tak hanya membuat Bioreeftek, jemaat juga telah menenggelamkan terumbu karang ramah lingkungan ini di Teluk Ambon, tepatnya di perairan pantai Souhuru Negeri Hative Besar.

“Jemaat GPM Souhuru tahun 2023 sebagai bentuk tanggungjawab gereja untuk menjaga keutuhan alam ciptaan Tuhan, dan juga sebagai bentuk dukungan Program Klasis Pulau Ambon Utara ditahun 2023 dengan Program ‘Jemaat Iklim’ dimana Jemaat GPM Souhuru dipercayakan sebagai Jemaat Iklim di Klasis Pulau Ambon Utara,” kata Pendeta Heumasse, Kamis (10/11/2023).

Baca juga: Dituduh Pungli, Ini Klarifikasi Ketua Jurusan Akuntansi Unpatti

Baca juga: Ini Profil Wamenkumham Kelahiran Ambon-Maluku, Eddy Hiariej yang Tersandung Kasus Korupsi

Secara umum, Pendeta Heumasse menjelaskan Jemaat Program Transplantasi Terumbu Karang ini salah-satu program prioritas Jemaat GPM Souhuru yang tertuang dalam Rencana Strategis 5 Tahunan 2020-2025 Jemaat GPM Souhuru pada Seksi Pengembangan Oikumene Semesta Sub Seksi Keutuhan Ciptaan dan Lingkungan Hidup. 

Program Transplantasi Terumbu Karang Jemaat GPM Souhuru telah dimulai dari tahun 2021 dengan menurunkan 64 struktur semen sebagai media terumbu karang.

Kemudian tahun 2022 menurunkan 84 struktur semen media terumbu karang.

Sementara tahun 2023 pada Tahap ke-3 Jemaat GPM Souhuru melaksanakan penurunan karang buatan ramah lingkungan dari tempurung kelapa, dengan dengan menyiapkan 12 struktur media tempurung kelapa.

“Program ini akan terus ditingkatkan sebagai bentuk tanggungjawab gereja secara nyata untuk menjaga laut dengan semua ekosistemnya,” tambahnya.

Sementara itu Ketua Klasis Pulau Ambon Utara, Pdt. W. A. Beresaby, mengatakan transplantasi Terumbu Karang ini dapat diaplikasikan bagi jemaat-jemaat GPM yang ada di wilayah pesisir.

Terutama agar menjaga kualitas terumbu karang, sehingga akan bermanfaat bagi alam dan manusia.

Diketahui, kegiatan ini juga dikoordinir Tim Seksi Pengembangan Oikumene semesta yang dikoordinir oleh Georgie Manuhuwa selaku Sekretaris Majelis Jemaat GPM Souhuru. (*) 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved