Dugaan Kekerasan Seksual

Bupati Thaher Hanubun Nikahi Korbannya, Patty: Masa Depan Perempuan Maluku Terancam

Hal itu disampaikannya menyusul kabar pernikahan Bupati Malra, Thaher Hanubun dengan korbannya, Jumat (8/9/2023) pekan kemarin.

|
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com / Jenderal Louis
Aktivis Perempuan Maluku, Othe Patty mengkhawatirkan jika terlapor atau terduga kasus kekerasan seksual lolos dari prosedur hukum. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Aktivis Perempuan Maluku, Othe Patty mengkhawatirkan jika terlapor atau terduga kasus kekerasan seksual lolos dari prosedur hukum.

Hal itu disampaikannya menyusul kabar pernikahan Bupati Malra, Thaher Hanubun dengan korbannya, Jumat (8/9/2023) pekan kemarin.

Upaya tersebut disinyalir sebagai langkah Bupati untuk menghindari proses hukum yang sementara berjalan di Polda Maluku.

Ditegaskan, jika kasus ini tak diselesaikan, maka dikhawatirkan akan berdampak pada masa depan kehormatan perempuan di Maluku.

"Saya sangat tidak setuju jika kasus ini tidak tuntas, ada pejabat publik yang memiliki uang dan kuasa maka hancur semua perempuan di Maluku," tegas Othe Patty saat diwawancarai TribunAmbon.com, Selasa (12/9/2023).

Baca juga: Bupati Thaher Hanubun Nikahi Korban Rudapaksa, Ini Sikap Aktivis Perempuan Maluku

"Saya sangat tahu persis bahwa komitmen Polda Maluku itu seperti apa, saya berharap itu harus tetap konsisten bongkar kasus ini sampai tuntas. Karena

Patty berharap Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) harus ditegakkan.

Selain itu pelaku harus mendapat sanksi demi memberikan rasa adil bagi kaum perempuan yang menjadi korban kekerasan seksual.

"Saya berharap bahwa undang-undang harus tetap dilaksanakan dengan hukuman yang sesuai kepada pelaku untuk memberikan rasa keadilan," tandasnya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved