Breaking News:

Seruduk DPRD, IMM Ambon Protes Kerusakan Lingkungan di Ahuru

IMM memprotes kerusakan lingkungan dampak dari pembangunan bendungan oleh PT. Jaya Konstruksi di Kampung Rinjani, Ahuru, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon

Mesya
IMM Kota Ambon seruduk kantor DPRD protes kerusakan lingkungan di Ahuru, Rabu (25/1/2023). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Ambon seruduk Kantor DPRD Ambon, Rabu (25/1/2023).

Dalam aksinya, mereka memprotes kerusakan lingkungan dampak dari pembangunan bendungan oleh PT. Jaya Konstruksi di Kampung Rinjani, Ahuru, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Salah satu orator, Abdulatif Malat mengatakan, pihaknya menyayangkan tidak adanya kepekaan anggota DPRD Kota Ambon, terutama Anggota dari Dapil Sirimau II terhadap dampak lingkungan, berupa polusi yang tentu menyerang kesehatan masyarakat yang bermukim atau melintasi kawasan tersebut.

"Kami merasa, anggota DPRD tidak peduli dengan kerusakan lingkungan yang ada,” kata Abdulatif.

Sementara itu, Ketua Umum IMM Kota Ambon, Hamja Loilatu mengatakan, selaku manusia, mestinya tetap menjaga dan merawat kelestarian alam demi kehidupan generasi berikutnya.

Dan lingkungan hidup alami itu terjadi karena adanya proses alam, bukan adanya campur tangan manusia.

Baca juga: Warga Protes Pembangunan Bendungan: Selamat Datang di Ahuru, Daerah Wajib Masker Bukan Karena Covid

Baca juga: Lowongan Kerja Ambon Erafone Maluku City Mall Penempatan MI Store, Dibuka hingga 31 Januari 2023

"Semua unsur yang ada didalamnya akan bekerja secara alami untuk menjaga keseimbangan lingkungan. Lingkungan hidup alami memiliki beberapa manfaat bagi kehidupan, diantaranya sebagai penyedia air, oksigen, makanan dan juga sebagai tempat tinggal makhluk hidup. Namun dewasa ini, isu lingkungan hidup masih menjadi hal substansial yang menjadi polemik di kehidupan kita," tuturnya.

Lanjut dia, kerusakan alam sering mewarnai kehidupan bermasyarakat.

Dampaknya tentu sangat dirasakan secara langsung, mulai dari banjir, abrasi, erosi dan sebagainya.

Segala bencana tersebut tentunya tidak terjadi begitu saja, akan tetapi karena tindakan manusia yang serakah karena tidak memperhatikan alam.

“Contoh nyata dari keserahkahan manusia yang merusak alam dapat dilihat dengan adanya operasi PT. Jaya konstruksi yang diindikasikan tidak memperhatikan lingkungan sekitar,” tandas Loilatu.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved