Breaking News:

Ambon Hari Ini

Beli BBM Ilegal di SPBU Pohon Pule, Pemilik Kendaraan dan Sopirnya Divonis 9 Bulan Penjara

Pemilik mobil dump truck, Yeni Anakota divonis 9 bulan penjara atas kasus pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) illegal di SPBU Pohon Pule Ambon.

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Adjeng Hatalea
Tanita
Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pohon Pule resmi memasang tarif baru Bahan Bakar Minyak (BBM), Sabtu (3/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pemilik mobil dump truck, Yeni Anakota divonis 9 bulan penjara atas kasus pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) illegal di SPBU Pohon Pule Ambon.

Tak hanya Anakotta, sopir dump truck nya yaitu Hasyim Hukumahu juga divonis sama.

 “Menyatakan memutuskan, menjatuhkan pidana penjara kepada kedua terdakwa masing-masing 9 bulan penjara,” kata Ketua Majelis Hakim, Nanang Zulkarnaen Faizal saat persidangan di Pengadilan Negeri Ambon, Rabu (12/10/2022).

Majelis Hakim menyatakan keduanya terbukti melanggar pasal 55 Undang undang No. 22 Tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas Bumi Jo. Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHPidana.

JPU juga mendenda para terdakwa sebesar Rp 1 juta subsider 1 bulan penjara.

Usai mendengar putusan kepada Majelis Hakim dan JPU, para terdakwa mengaku menerima putusan.

Diketahui dalam kasus ini total transaksi jual beli illegal BBM para terdakwa yakni 480 liter yang ditaruh dalam jerigen ukuran 20 liter sejumlah 24 jiregen terjadi pada April 2022 lalu.

Baca juga: Pengemudi Speedboat di Tulehu Keluhkan Larangan Pembelian BBM Pakai Jeriken

Jerigen tersebut ditaruh dalam tangka mobil dum truck yang telah dimodifikasi secara berulang milik terdakwa Yeni Ankotta.

Perbuatan para terdakwa juga diketahui Brury (BAP terpisah) yang juga pengawas SPBU Pohon Pulle.

Brury jugalah yang memerintahkan Shalsabila (Pegawai SPBU) dan Ilvas (Pegawai SPBU) untuk mengisi BBM tersebut ke dump truck terdakwa Yenny yang dibawa oleh terdakwa Hasyim.

Terdakwa Yenny berencana akan menjual kembali BBM tersebut.

Padahal Terdakwa Yenny tidak memiliki Izin Pengangkutan dengan spesifikasi kendaraan pengangkutan.

Para pegawai SPBU Pohon Pule yakni ketiga terdakwa lainnya itu pun mengetahui hal itu dan tetap melayani pembelian.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved