Demo di Ambon

Aksi di Polda Maluku, Pendemo: DPR Gaji Elit, Kerja Sulit

Dalam aksi yang dilakukan, para mahasiswa membawa atribut pelengkap berupa poster bertuliskan sindiran-sindiran keras.

Penulis: Novanda Halirat | Editor: Mesya Marasabessy
Novanda Halirat
DEMO DI AMBON - Potret para mahasiswa memegang tulisan-tulisan yang dibawa saat demonstrasi, Senin (1/9/2025). 

Laporan Wartawan Tribunambon.com, Novanda Halirat 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Aksi unjuk rasa elemen mahasiswa di Kota Ambon melakukan aksi unjuk rasa di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Maluku, Senin (1/9/2025).

Aksi ini dimulai dengan long march atau jalan kaki semua mahasiswa. 

Dalam aksi yang dilakukan, para mahasiswa membawa atribut pelengkap berupa poster bertuliskan sindiran-sindiran keras kepada pemerintah maupun wakil rakyat.

Baca juga: Benhur Watubun dan Bodewin Wattimena Temui Massa Aksi di Kantor DPRD Provinsi Maluku

Berikut berbagai tulisan unik mahasiswa yang dibawa saat aksi unjuk rasa yakni :

"Kembali ke pangkuan ibu Pertiwi"

"Hampir saja bahagia namun kembali terluka, dipaksa sehat oleh negara yang sakit" 

"Maluku Tidak Miskin Tapi di Miskinkan"

"DPR Gaji Elit Kerja Sulit"

"DPR Kerja untuk rakyat bukan memperkaya diri sendiri" 

Baca juga: OKP Cipayung Plus di Masohi Tunda Demo, Kabar Sekolah Diliburkan Ternyata Hoaks

Diberitakan, ratusan massa aksi dari berbagai elemen mahasiswa di Ambon hari ini membanjiri jalanan kota dan mengepung Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Maluku. 

Aksi ini merupakan bentuk protes dan penyampaian aspirasi terkait berbagai isu yang terjadi baik di daerah maupun nasional.

Aksi dimulai dengan long march atau jalan kaki yang dilakukan oleh para mahasiswa. 

Mereka bergerak dari Jalan Jenderal Sudirman, melewati Jembatan Merah Putih.

Hingga akhirnya tiba di depan Mapolda Maluku di Jalan Sultan Hasanuddin. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved