Demo di Ambon
Kapolda Maluku Duduk Melantai Bersama Massa Aksi: Imbau Tak Anarkis
Diberi kesempatan bicara, Kapolda langsung memastikan bahwa kepolisian mendukung pelaksanaan aksi yang berlangsung damai dan tidak anarkis.
Penulis: Novanda Halirat | Editor: Mesya Marasabessy
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dadang Hartanto sambut ratusan massa saat berunjukrasa di markas polda, Kawasan Tantui, Senin (1/9/2025).
Sempat duduk melantai sembari menyimak orator menyampaikan aspirasi.
Diberi kesempatan bicara, Kapolda langsung memastikan bahwa kepolisian mendukung pelaksanaan aksi yang berlangsung damai dan tidak anarkis.
Juga ditegaskan akan menindaklanjuti aspirasi sesuai kewenangan.
"Aspirasi mahasiswa akan saya tindaklanjuti sesuai kewenangan," ujarnya.
Baca juga: Gelar Aksi Demo, Ratusan Mahasiswa Kepung Mapolda Maluku
Dia pun mengimbau massa aksi untuk menggelar unjukrasa tanpa anarkis.
Menanggapi itu, perwakilan massa aksi kemudian membacakan pakta integritas dihadapan Kapolda dan jajaran.
Sebelumnya, Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Dadang Hartanto jabat sebagai Kapolda Maluku, melanjutkan estafet kepemimpinan dari Irjen Pol. Eddy Sumitro Tambunan, yang akan memasuki masa pensiun.
Pergantian jabatan resmi melalui upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab), dipimpin langsung Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, di Rupattama Lantai I Mabes Polri, Selasa (19/8/2025).
Sertijab Kapolda Maluku dirangkai dengan upacara Pelantikan Irwasum Polri, dan Sertijab Pejabat Utama Mabes Polri, serta sejumlah Kapolda di Indonesia.
Irjen Pol. Prof. Dadang Hartanto, lahir pada 24 November 1971.
Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1994 dan sejak awal berkarier dikenal sebagai sosok perwira yang tak hanya mumpuni di lapangan, tetapi juga memiliki latar belakang akademik yang cemerlang.
Baca juga: 735 Personel Gabungan Dikerahkan tuk Amankan Aksi Demo di Kota Ambon
Diberitakan, ratusan massa aksi dari berbagai elemen mahasiswa di Ambon hari ini membanjiri jalanan kota dan mengepung Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Maluku.
Aksi ini merupakan bentuk protes dan penyampaian aspirasi terkait berbagai isu yang terjadi baik di daerah maupun nasional salah satunya soal kontroversi tunjangan legislatif.
Aksi dimulai dengan long march atau jalan kaki yang dilakukan oleh para mahasiswa.
Mereka bergerak dari Jalan Jenderal Sudirman, melewati Jembatan Merah Putih.
Hingga akhirnya tiba di depan Mapolda Maluku di Jalan Sultan Hasanuddin. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/dadang-demo.jpg)