Selasa, 5 Mei 2026

Maluku Terkini

Peluncuran Progam Polisi Mengajak di Maluku, Pendidikan Karakter Siswa Siap Dibentuk

Bersama Pemerintah Provinsi Maluku, penandatanganan nota kesepahaman (MoU) berlangsung di Tribun Lapangan Merdeka, Kota Ambon, Senin (4/5/2026).

Tayang:
Penulis: Novanda Halirat | Editor: Mesya Marasabessy
Humas Polda Maluku
PELUNCURAN PROGAM POLISI MENGAJAR- Potret Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa dan Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto saat menandatangani MoU untuk progam Polisi mengajar, berlangsung di Tribun Lapangan Merdeka, Kota Ambon, Maluku, Senin (4/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Program Polisi Mengajar melibatkan personil dari Direktorat Lalu Lintas, Binmas, Reserse Kriminal, Direktorat Narkoba, hingga Polwan. 
  • Materi pembelajaran disesuaikan dengan kurikulum pendidikan masing-masing sekolah di wilayah Maluku. 
  • Inovasi pendidikan ini menjadi langka untuk membangun karakter generasi yang unggul, patuh hukum di kalangan siswa. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Polisi Daerah (Polda) Maluku meluncurkan program pendidikan "Polisi Mengajar". 

Bersama Pemerintah Provinsi Maluku, penandatanganan nota kesepahaman (MoU) berlangsung di Tribun Lapangan Merdeka, Kota Ambon, Senin (4/5/2026).

Program ini melibatkan personil dari Direktorat Lalu Lintas, Binmas, Reserse Kriminal, Direktorat Narkoba, hingga Polwan. 

Materi pembelajaran disesuaikan dengan kurikulum pendidikan masing-masing sekolah di wilayah Maluku. 

Inovasi pendidikan ini menjadi langka untuk membangun karakter generasi yang unggul, patuh hukum di kalangan siswa. 

Sekaligus mencegah ancaman sosial di lingkungan sekolah seperti, tawuran, narkoba hingga paham radikal.

Baca juga: Berangkat di Usia 95 Tahun, Ode Unga jadi Jemaah Calon Haji 2026 Tertua di Maluku

Baca juga: Lepas 9 Calon Jemaah Haji 2026, Wabup SBT: Sebut Daerah Kita Ditempat Mustajab

Peluncuran program dihadiri langsung Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto dan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, bersama unsur Forkopimda, pimpinan OPD Pemprov Maluku, pejabat utama Polda Maluku, serta para Kapolres jajaran yang mengikuti secara virtual.

Dalam sambutannya, Kapolda Maluku menegaskan bahwa program Polisi Mengajar ini sebagai upaya membangun kedekatan emosional antara aparat dan pelajar. 

Kedekatan emosional dengan edukasi ini, memberikan pemahaman baik kepada siswa. 

“Polisi tidak boleh hadir hanya ketika ada masalah. Polisi harus hadir lebih awal untuk mencegah, membina, dan mendidik generasi muda agar bijak bermedia sosial, tidak terpengaruh narkoba, tidak melakukan perilaku kekerasan, tawuran, maupun paham radikal,” kata Kapolda.

Dia menegaskan generasi muda adalah aset berharga bangsa, sehingga penguatan pendidikan karakter harus di lakukan. 

“Program ini bukan sekadar polisi masuk sekolah untuk berceramah, tetapi membangun ikatan hati bahwa polisi adalah sahabat, kakak, sekaligus tempat siswa menyampaikan persoalan mereka,” ujarnya.

Kapolda juga meminta para pelajar agar tidak ragu melaporkan berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan sekolah, termasuk penyalahgunaan narkoba, kekerasan, maupun pengaruh radikalisme.

Sementara itu, Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polda Maluku yang dinilai menjadi terobosan penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia di daerah.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved