Breaking News:

Kasus Razman Nasutio

Sakit Hati, Istri Eks Gubernur Sumut Sebut Razman Arif Nasution Tak Punya Kualifikasi Pengacara

Evi Susanti bahkan menyebut Razman Arif Nasution tak punya kualifikasi sebagai pengacara. Pasalnya, dokumen yang dilampirkan tidak sah.

Ist
Pengacara kontroversial Razman Arif Nasution kembali terlibat perseteruan dengan mantan kliennya, Evi Susanti yang tak lain adalah istri mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Satu per satu mantan klien pengacara Razman Arif Nasution muncul ke publik.

Kali ini giliran Evi Susanti, istri mantan Gubernur Sumatra Utara (Sumut) Gatot Pujo Nugroho.

Evi Susanti bahkan menyebut Razman Arif Nasution tak punya kualifikasi sebagai pengacara.

Pasalnya, dokumen yang dilampirkan Razman Nasution agar bisa sumpah advokat di Ambon tidak sah.

Seperti Surat domisili Kelurahan Waihoka Ambon yang ternyata Razman bukan warga disitu.

Susanti yang juga mantan klien Razman ini mengatakan setelah bertemu Ketua RT 003, Jalan Haruhuh dan Lurah Waihoka pun mengaku tak pernah mengenal warga bernama Drs. Rasman Arif, SH., M.A.

Nama Drs. Rasman Arif, SH., M.A. itulah yang tertera pada surat domisili sebelumnya.

"Saya ke kantor kelurahan Waihoka dimana Razman pernah mengeluarkan Surat keterangan domisili yang dikeluarkan tahun 2015 yang menyebut dia tinggal di jalan Haruhun, RT 003 RW 002 Kota Ambon dan ketika saya datang kesana dengan tiga orang staff dari sana mengatakan tidak pernah ada atas nama Rasman Arif di alamat tersebut. Dan saya meminta ke kelurahan verifikasi langsung kepada RT pada saat yang sudah pensiun dan juga lurah yang menanda tangan itu," kata Susanti, Senin (26/9/2022) sore.

Dijelaskannya, bukti domisili tersebut pada tahun 2015 digunakan Razman untuk sumpah Advokat di Ambon.

Pasalnya, Razman tak lolos untuk sumpah advokat di Jakarta.

"Dan kenapa surat itu keluar saya juga tanya itu pun mungkin birokrasi surat menyurat jadi beliau mungkin tidak tahu. Saya pikir ini dipakai untuk meloloskan berita acara sumpah yang di Jakarta sendiri tidak diloloskan," lanjutnya.

Susanti berharap Pengadilan Tinggi Ambon dan Himpunan Asosiasi/Advokat Indonesia (HAPI) serius menangani hal ini.

Pasalnya, Razman masih berstatus advokat dan memegang sejumlah klien.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved