Breaking News:

Maluku Terkini

HAPI Ambon Pastikan Usul Pencabutan Berita Acara Sumpah Advokat Razman Nasution 

Pengusulan pencabutan BAS Razman Nasution itu ke Pengadilan Tinggi Ambon pekan depan.

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
Ist
Pengacara kontroversial Razman Arif Nasution kembali terlibat perseteruan dengan mantan kliennya, Evi Susanti yang tak lain adalah istri mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Ketua Himpunan Advokat Pengacara Indonesia (HAPI) Ambon, Anthony Hatane memastikan akan melaporkan pengusulan pencabutan Berita Acara Sumpah (BAS) Advokat Razman Nasution.

Pengusulan pencabutan BAS Razman Nasution itu ke Pengadilan Tinggi Ambon pekan depan.

"Untuk saat ini saya masih di Jakarta, minggu depan saya sudah balik. kami pastikan akan tetap mengusulkan pencabutan BAS nya ke Pengadilan Tinggi Ambon," kata Anthony Hatane saat dikonfirmasi TribunAmbon.com melalui panggilan telpon, Selasa (27/9/2022).

Dijelaskannya, pihaknya hanya bisa mengusulkan dengan menyertai bukti-bukti, namun PT Ambon lah yang berhak mencabut BAS milik Razman.

"Memang Razman dibawah naungan HAPI dan hanya kami yang bisa mengusulkan pencabutan BAS-nya. Namun keputusannya tergantung dari Pengadilan Tinggi Ambon," tambah Razman.

Hatane memastikan akan melapor menyusul semua bukti berupa dokumen yang diduga dimanipulasi Razman agar bisa sumpah advokat.

"Ini sudah mencoreng nama HAPI dan kami selaku pengacara, tetap akan kami laporkan," tegasnya.

Diketahui, Razman Arif Nasution diduga melampirkan dokumen domisili palsu untuk bisa Sumpah Advokat di Ambon tahun 2015.

Baca juga: HAPI Belum Usulkan Pencabutan BAS Razman Nasution, Evie Susanti Bakal Lapor ke PT Ambon

Baca juga: Demi Sumpah Advokat, Razman Nasution Bikin Domisili Palsu di Kelurahan Waihoka Ambon

Dalam surat keterangan domisili, Razman dinyatakan sebagai warga RT 003 Kelurahan Waihoka, Kecamatan Sirimau, Ambon.

Sementara berdasarkan hasil verifikasi mantan klien Razman yakni Evi Susanti ke Kelurahan dan RT tersebut, ternyata Razman bukan warga dilingkungan tersebut.

Tak hanya surat domisili palsu, Razman juga tak memenuhi syarat magang dua tahun.

Pasalnya, Surat Ijazah Razman dikeluarkan tahun 2014 sementara ia Sumpah Advokat pada tahun 2015.

Saat ini pun, Razman Nasution tengah tersandung kasus ijazah palsu untuk menyatakan dirinya sebagai seorang sarjana hukum.

Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/3785/VII/2022/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 29 Juli 2022.

Ijazah palsu tersebut diduga digunakan Razman untuk persyaratan ujian calon advokat baru (UCA) di Kongres Advokat Indonesia pada 2014.

Razman dilaporkan melanggar Pasal 263 juncto 264 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Pasal 68 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas. (*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved