Breaking News:

Yusuf Wally

Yusuf Wally Nilai Pemancar Milik Telkomsel yang Dikelola Dishub Tak Optimal Tingkatkan PAD

Menurut Yusuf Wally, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah menganjurkan untuk pengelolaan Base Transceier Station (BTS) atau pemancar

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Mesya Marasabessy
Anggota Komisi II DPRD Kota Ambon, Yusuf Wally saat diwawancarai terkait pemancar milik Telkomsel yang dikelola Dishub, Kamis (15/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Anggota Komisi II DPRD Kota Ambon, Yusuf Wally menilai pemancar milik Telkomsel yang dikelola Dinas Perhubungan (Dishub) Ambon tak optimal untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurut Yusuf Wally, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah menganjurkan untuk pengelolaan Base Transceier Station (BTS) atau pemancar milik Telkomsel harusnya dikelola oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) masing-masing daerah.

"Anjuran dari kementerian itu kan ke Diskominfo, tapi disini malah kewenangannya berada di Dishub. Nah, inilah yang membuat penarikan retribusi dari menara Telkomsel tidak optimal," kata Yusuf Wally kepada wartawan di Gedung DPRD Ambon, Kamis (15/9/2022).

Dikatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Penjabat Wali Kota, Bodewin Wattimena harus menaruh perhatian terhadap masalah ini.

Artinya, Bodewin perlu upayakan agar pengelolaan BTS bisa berjalan sesuai tugas pokok dan fungsi, yang mana itu berada di Diskominfo.

Baca juga: Azis Tunny Diduga Peras Pedagang, HIPMI Maluku Minta Maaf

Baca juga: Harga Tiket Kapal Feri Masohi -Tulehu dan Masohi-Waai Naik 25 Persen, Ini Rinciannya

"Pak penjabat Bodewin perlu mengembalikan kewenangan pengelolaan BTS ke Kominfo," pintanya.

Jika itu telah menjadi kewenangan Diskominfo, maka pendapatan daerah pun akan lebih optimal.

Sisi lain, akibat dari sistem pengelolaan yang salah ini juga, menjadi hambatan untuk pembangunan BTS di tiga lokasi di Kota Ambon diantaranya di wilayah Tuni, Seri dan Taeno.

"Kita ini ibu kota provinsi. Maka sangat miris kalau masih ada daerah yang belum dialiri jaringan Telkomsel," tukasnya.

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved