Breaking News:

Maluku Terkini

Ini Lima Wilayah di Maluku Tengah Rawan Dimasuki Warga Negara Asing

Kepala kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Ambon, Armand Armada Yoga Surya menyebutkan lima wilayah di Maluku Tengah rawan dimasuki warga negara asing.

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Lukman Mukadar
Kepala kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Ambon, Armand Armada Yoga Surya. Lima wilayah di Maluku Tengah rawan dimasuki warga negara asing. Yakni; Kecamatan Banda, Tehoru, Amahai, Teluk Elpaputih dan Kota Masohi. 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI, TRIBUNAMBON.COM – Kepala kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Ambon, Armand Armada Yoga Surya menyebutkan lima wilayah di Maluku Tengah rawan dimasuki warga negara asing.

Yakni; Kecamatan Banda, Tehoru, Amahai, Teluk Elpaputih dan Kota Masohi.

”Daerah yang rawan dimasuki di Malteng adalah di Kecamatan Banda, Tehoru, Amahai, Teluk Elpaputih dan Kota Masohi,” jelas Armand di Masohi, Selasa (5/7/2022).

Dijelaskan, kerawanan dari beberapa faktor, diantaranya pariwisata, Ex crew, serta penyalahgunaan izin tinggal pekerja asing.

Armand pun berharap sinergitas antar instansi pemerintah ditingkatkan untuk mengurangi pelanggaran keimigrasian.

“Tetap terus kuatkan kerjasama dan koordinasi tugas yang diemban untuk menjaga kedaulatan,” tandasnya.

Baca juga: Hujan Lebat Guyur Ambon Tak Sampai Sehari, BPBD Kota Ambon Catat 16 Titik Bencana

Baca juga: Atap Puskesmas Negeri Hatu Rusak, DPRD Minta Perhatian Pemda

Serupa degnan itu, KBO Intelkam Polres Maluku Tengah, IPDA, J.Sopacuaperu menitikberatkan koordinasi dengan lembaga terkait, dinas Nakertrans salah satunya.

“Yang kita dapat pantau hanya tenaga kerja. Untuk kunjungan wisata kita tidak bisa mendata secara langsung, karena mereka sampai di tempat wisata, langsung balik,” ungkap Sopacuaperu.

Menyambut itu, Kodim 1502/Masohi diwakili oleh Danramil Wahai, Kapten Inf. Bambang Setiono memastikan siap memantau pergerakan warga asing.

“Soal kedaulatan harga mati TNI. Sejengkal tanah pun tak kami tolerir. Kita mau keluar susah, orang asing masuk gampang,” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved