Bulog Maluku Pastikan Ketersediaan Beras Cukup Sampai Enam Bulan ke Depan
Secara keseluruhan, keberadaan stok beras di Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik ( Bulog) Divisi Regional (Divre) Maluku saat ini cukup.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Secara keseluruhan, keberadaan stok beras di Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik ( Bulog) Divisi Regional (Divre) Maluku saat ini ternyata lebih dari cukup.
Ketersediaan beras tersebut masih cukup untuk pemenuhan pelayanan Perum Bulog Divre Maluku selama lima hingga enam bulan ke depan.
"Kami masih punya stok itu untuk pelayanan lima sampai enam bulan," kataManager Supply Chain Pelayanan Publik Perum Bulog Maluku, Muhammad Sofyan saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (4/6/2022).
Pihaknya lanjut dia, baru saja mendatangkan pasokan beras sebanyak 2.500 ton dari Sulawesi Selatan.
“Baru masuk 250 ton di Pelabuhan Ambon. Sisanya akan menyusul nanti,” kata Sofyan.
Baca juga: INFO Loker Maluku: Bank Mandiri Buka Lowongan Banking Staff Lulusan D3-S1
Baca juga: Pembebasan Pajak Kendaraan di Maluku Berlaku hingga 31 Agustus 2022
Baca juga: PERINGATAN DINI BMKG Minggu, 5 Juni 2022: Maluku Berpotensi Hujan Lebat
Lanjutnya, 2.500 ton beras itu akan dibagi untuk Gudang Halong dan Saumlaki.
Gudang Halong akan dapat jatah sebanyak 2000 ton.
Sedangkan 500 ton lainnya dikirim ke Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT).
Sofyan menrangkan, dengan penambahan yang dilakukan maka sto beras di Gudang Ambon, Samlaki dan Tual menjadi 7.200 ton.
Sementara untuk Gudang di Ternate, Maluku Utara tersedia 1.39 ton.
Selain beras, sejumlah bahan pokok lainnya juga dipastikan aman.
Yakni gula pasir yang tersedia 113 ton, minyak goreng ada 2.351 liter dan tepung terigu 10 ton.
Ia pun mengimbau kepada masyarakat agar tak khawatir.
“Jangan khawatir, semua stok bahan pokok aman dan tidak ada kelangkaan,” tandasnya. (*)