Warga Tulehu Blokade Jalan

Aksi Masyarakat Adat Negeri Tulehu, Lalu Lintas Macet Sepanjang 1 Km

Lalu lintas di kawasan Jalan Raya Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah macet sepanjang 1 kilometer, Rabu (27/4/2022).

Penulis: Adjeng Hatalea | Editor: Salama Picalouhata
ist
Lalu lintas di kawasan Jalan Raya Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah macet sepanjang 1 kilometer, Rabu (27/4/2022). 

TRIBUNAMBON.COM – Lalu lintas di kawasan Jalan Raya Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah macet sepanjang 1 kilometer, Rabu (27/4/2022).

Pantauan di lapangan pukul 11.20 WIT, kemacetan lalu lintas mengular dari Jembatan Dua Tulehu, hingga ke titik SMA Tulehu dan bermuara di Kantor Camat Salahutu.

Meski saat ini petugas keamanan yang terdiri dari anggota TNI Koramil Salahutu dan Polsek Salahutu telah tiba di lokasi aksi, namun massa enggan membubarkan diri.

Baca juga: BREAKING NEWS: Warga Tulehu Blokade Jalan, Buntut Penolakan Proses Pemilihan Raja

Kemacetan panjang ini berawal dari ratusan masyarakat Adat Negeri Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah yang memblokade jalan utama di kawasan Kantor Camat Salahutu, Rabu.

Massa mulai memadati depan Kantor Camat Salahutu sejak pukul 10.15 WIT.

Para warga adat ini menggunakan material seperti batu, kayu untuk memblokade arus lalu lintas dari Kota Ambon menuju kawasan Pelabuhan Tulehu dan Liang, begitu pun sebaliknya.

Hal itu mengaibatkan tumpukan kendaran dan antrean panjang di kedua sisi jalan tersebut.

Selain memblokade jalan, para demonstran juga terlihat membakar material ban bekas untuk mendukung aksinya.

Dalam orasinya, seorang orator menyampaikan penolakan masyarakat terhadap kebijakan Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua dalam proses pemilihan Raja Tulehu.

“Bahwa upaya pemaksaan kehendak untuk melakukan pemilihan kepala desa Tulehu melalui Panitia Pemilihan Kepala Desa, adalah tindakan semena-mena yang sengaja dilakukan untuk meniadakan hak-hak masyarakat hukum adat yang telah menetapkan Upu Latu Urian Ohorella sebagai Raja Adat Negeri Tulehu,” teriak salah satu orator dalam aksi tersebut.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved