Breaking News:

Narkoba di Maluku

Pemilik 7 Paket Tembakau Sinte Seberat 1,07 Gram di Ambon hanya Divonis 2 Tahun Penjara

Mohamad Dirsan alias Ican (23), terdakwa pemilik tujuh paket narkotika jenis tembakau sintetis seberat 1,0740 gram di Kota Ambon hanya divonis dua

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com
Ilustrasi Penyalahgunaan Narkoba 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Mohamad Dirsan alias Ican (23), terdakwa pemilik tujuh paket narkotika jenis tembakau sintetis seberat 1,0740 gram di Kota Ambon hanya divonis dua tahun penjara.

Putusan itu disampaikan Ketua Majelis Hakim, Julianty Wattimury saat persidangan secara virtual di Pengadilan Negeri Ambon, Rabu (17/11/2021).

Majelis Hakim pun menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 127 ayat 1 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkotika.

"Menghukum terdakwa selama dua tahun penjara dikurangi masa penahanan karena terdakwa terbukti melanggar pasal 127 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang pemberantasan narkotika," kata ketua majelis hakim, Rabu.

Hal yang memberatkan putusan Majelis Hakim yakni karena terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam rangka pemberantasan dan penyalahgunaan narkotika.

Baca juga: Korupsi ADD, Raja dan Bendahara Negeri Haruku – Maluku Ditahan Jaksa

Baca juga: Kedua Pelaku Video Mesum di Kota Ambon Dipulangkan, Begini Penjelasan Polisi

Sedangkan hal yang meringankan adalah terdakwa bersikap sopan dalam persidangan, tidak berbelit-belit, terdakwa masih sangat muda usia dan memiliki kesempatan memperbaiki diri, serta menjadi tulang punggung keluarga.

Untuk diketahui, putusan itu lebih ringan satu tahun dari tuntutan JPU Kejari Ambon, Chrisman Sahetapy.

Sahetapy menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama tiga tahun.

Atas putusan tersebut, terdakwa melalui penasihat hukumnya Robert Lesnusa maupun JPU menyatakan menerima.

Sebelumnya, terdakwa awalnya ditangkap bersama barang bukti oleh anggota Polsek Leihitu di Desa Seith, Kecamatan Leihitu (Pulau Ambon) Kabupaten Maluku Tengah pada 19 Juni 2021 lalu sekitar pukul 22:00 WIT.

Setelah itu anggota polsek membawa terdakwa ke Satresnarkoba Polresta Pulau Ambon.

Saat diperiksa, terdakwa mengaku membeli narkotika dari seseorang bernama Salaman (DPO) seharga Rp100 ribu per paket. (*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved