Breaking News:

Ambon Hari Ini

Mahasiswa di Ambon Demo Tolak Kenaikan Tarif Angkot, Jalanan Jadi Macet

Aksi unjukrasa memprotes kenaikan tarif angkutan kota (Angkot) itu seketika menyebakan kemacetan lantaran kerumunan massa di titik perempatan tersibuk

Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Alfin Risanto
Kemacetan tidak terhindarkan saat puluhan mahasiwa yang mengatasnamakan Cipayung Kota Ambon menduduki perempatan Pos Kota, Jl Sultan Hairun, Kota Ambon. 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Kemacetan tidak terhindarkan saat puluhan mahasiwa yang mengatasnamakan Cipayung Kota Ambon menduduki perempatan Pos Kota, Jl Sultan Hairun, Kota Ambon.

Aksi unjukrasa memprotes kenaikan tarif angkutan kota (Angkot) itu seketika menyebakan kemacetan lantaran kerumunan massa di titik perempatan tersibuk di kota berjuluk manise itu.

Pantauan TribunAmbon.com, kemacetan di Jl Sultan Hairun hampir cukup panjang, begitupun dengan Jl Ay Patty dan Jl Pala jgua tersendat.

Tampak aparat kepolisian kemudian sigap mengatur arus lalu lintas dengan mengurangi kerumunan pengunjukraaa.

Alhasil kemacetan bisa segera diatasi.

"Macet sih tapi tidak begitu para, mungkin aparat sudah atur,” kata seorang pengendara roda empat, Ipul kepada TribunAmbon.com, Rabu (08/09/2021) siang.

Baca juga: Sekolah Dikepung Rumput, Pembelajaran Tatap Muka di SMP 3 Masohi – Maluku Tengah Belum Dilaksanakan

Baca juga: Murad Ismail Belum Pastikan Bonus Atlet, PODSI Maluku; Gubernur Cuma Tahu Perintah Saja

Aksi unjukrasa itu sendiri sebagai tanggapan kebijakan kenaikan tarif angkutan kota oleh pemerintah Kota Ambon, per-Selasa 7 September 2021.

Menurut mereka, naiknya tarif angkot akan sangat menyengsarakan warga kota, terlebih lagi ditengah situasi pandemic Covid-19.

Mereka pun mendesak pemerintah segera membatalkan kebijakan tersebut. (*)

Laporan mahasiswa magang M. Saiful kepada TribunAmbon.com

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved