Breaking News:

Kasus Narkoba di Maluku

Polresta Ambon Ungkap 24 Kasus Narkoba dalam 6 Bulan, Jufry; Banyak Kasus Gunakan Jasa Pengiriman

Satresnarkoba Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease mengungkapkan kasus narkoba di wilayah hukumnya dalam enam bulan terakhir tergolong tinggi.

Ode Alfin Risanto
Kasat Narkoba Polresta Ambon AKP Jufri Jawa 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Alfin Risanto

AMBON,TRIBUNAMBON.COM - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease mengungkapkan kasus narkoba di wilayah hukumnya dalam enam bulan terakhir tergolong tinggi.

"Kasusnya masih tinggi dan sama dengan tahun lalu," ujar Kasat Narkoba Polresta Ambon, AKP Jufri Jawa kepada TribunAmbon.com, Kamis (5/8/2021).

Jufry mengungkapkan, semester pertama tahun ini, pihaknya berhasil mengungkap 24 kasus dan mengamankan 32 tersangka.

"Sementara, pada tahun lalu, ada 26 Kasus dan semunya sudah selesai disidangkan," kata dia.

Dirincikan dari kasus tersebut, 21 di antaranya telah dilimpahkan ke kejaksaan untuk segera disidangkan di pengadilan.

Baca juga: Berkas Kasus Narkoba Kader Partai Golkar, Rony Sianressy Dilimpahkan ke Kejaksaan Besok

Sementara, tiga kasus lainnya masih di tahap satu.

"Kasus narkoba yang tangani kami, kita percepat. Buktinya kasus yang sidik tidak ada lagi, semua sudah tahap satu dan dua," ujar Jufry.

Jufri menambahkan, dalam kasus narkotika yang ditangani pihaknya, kebanyakan barang haram dikirimkan dari Jakarta, Makasar dan Papua.

"Dari hasil pemeriksaan tersangka banyak yang mengaku narkoba di datangkan dari Jakarta, Makasar dan Papua. Mengunakan jasa pengiriman barang dan kapal," pungkasanya.

Untuk meminimalisir maraknya peredaran narkotika, mereka telah bekerjasama dengan pihak pelabuhan, bandara, Bea cukai BNNP Maluku, serta jasa pengiriman barang.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved