Breaking News:

Penanganan Covid

Aturan Baru: Keluar Masuk Kota Ambon Wajib Punya Sertifikat Vaksin dan Hasil Swab Tes

Warga yang hendak keluar masuk Kota Ambon akan diwajibkan melampirkan hasil negatif swab antigen dan kartu vaksin.

TribunAmbon.com/ Tanita Pattiasina
Proses pembuatan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) Kota Ambon di Balai Kota Ambon, Jumat (7/5/2021) sore 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Warga yang hendak keluar masuk Kota Ambon akan diwajibkan melampirkan hasil negatif swab antigen dan kartu vaksin.

Hal itu ditegaskan, Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy saat memimpin apel yustisi Pemerintah Kota Ambon yang berlangsung di Balai Kota Ambon, Sabtu (3/7/2021) lalu.

“Untuk didalam Maluku sendiri, bagi pelaku perjalanan yang hendak masuk atau keluar Ambon, harus melampirkan hasil negatif Swab Antigen dan Kartu Vaksin,” kata Louhenapessy.

Baca juga: Mulai Hari Ini, Penerbangan dari Bandara Pattimura Menuju Jawa - Bali Wajib Lampirkan Surat Vaksin

Lanjutnya, persyaratan masuk dan keluar wilayah Provinsi Maluku juga diberlakukan. Yakni mewajibkan pelaku perjalanan melampirkan hasil PCR negative dan kartu vaksin.

“Jadi setiap pelaku perjalanan, kalau dulu dari luar Maluku hanya melampirkan hasil swab antigen Negatif, untuk sekarang ini, wajib melampirkan hasil PCR Negatif disertai kartu Vaksin bagi yang datang maupun keluar Maluku,” jelasnya.

Louhenapessy menambahkan, pihak Pemkot akan segera melakukan koordinasi dengan pihak Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten Kota di Maluku serta pihak KKP.

“Segera kita lakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten Kota se Maluku, dan pihak KKP, agar kebijakan ini dapat segera diterapkan,” tambahnya.

Louhenapessy mengakui, kebijakan yang diambil Pemerintah Kota, tentunya akan mendapat respon yang baik maupun tidak baik, namun, ini merupakan suatu keharusan demi kebaikan bersama.

Baca juga: Anak dan Remaja Kota Ambon Akan Disuntik Vaksin Langsung di Sekolah

“Tentunya kebijakan yang diambil, dengan segala resiko yang tidak populer akan kita terima. Tidak apa-apa, karena ini demi kebaikan dan kesehatan kita bersama. Daripada kita lengah, dan kita dan masyarakat yang harus memikul beban ini,” terangnya.

Dalam apel tersebut, Louhenapessy juga mengingatkan para petugas untuk menjadi pioner dalam penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat di tengah masyarakat.

“Saya minta tim Satgas untuk menggunakan masker dua lapis atau double. Karena, berdasarkan hasil penelitian, varian baru COVID 19 mampu menembus masker, jika yang kita pakai hanya satu lapis. Karena itu, tim satgas juga harus menjaga dan melindungi diri sebaik-baiknya,” tandas Louhenapessy. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved