Breaking News:

Gerhana Bulan

Warga Pulau Ambon Diimbau Waspada, Dampak Super Blood Moon

Ia mengatakan, hal tersebut dapat terjadi karena akibat pengaruh tarikan gravitasi bumi, bulan dan matahari.

Freepik/@user6614106
Super Blood Moon 

Laporan Watawan TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ambon menghimbau masyarakat pesisir agar berhati-hati potensi tinggi pasang air laut, Rabu (26/5/2021).

Tinggi pasang air laut berpotensi terjadi sebagai dampak Super Blood Moon, Rabu.

"Masyarakat yang berada di pesisir atau pinggir laut (pantai) perlu mewaspadai terjadinya pasang air laut yang lebih tinggi dari pasang normalnya," ujar Staf Observasi BMKG Stasiun Geofisika Ambon, Rizky M. Rahman kepada TribunAmbon.com melalui pesan singkat WhatsApp, Selasa, (25/5/2021) siang.

Ia mengatakan, hal tersebut dapat terjadi karena akibat pengaruh tarikan gravitasi bumi, bulan dan matahari.

"Pasang air laut itu bisa terjadi akibat pengaruh tarikan gravitasi bumi-bulan-matahari," ujar Rizky.

Gerhana Bulan sendiri merupakan peristiwa terhalanginya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan.

Baca juga: Besok Fenomena Super Blood Moon, Bisa Disaksikan di Seluruh Wilayah Kota Ambon

Baca juga: Daftar Wilayah yang Bisa Melihat Gerhana Bulan Total 26 Mei 2021, Termasuk Maluku?

Peristiwa yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya.

Gerhana Bulan Total terjadi saat posisi Matahari-Bumi-Bulan sejajar.

Hal ini membuat Bulan masuk ke umbra Bumi. Akibatnya, saat fase totalitas gerhana terjadi Bulan akan terlihat kemerahan. (*)

Penulis: Ode Dedy Lion Aziz
Editor: Fandi Wattimena
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved