Breaking News:

Gerhana Bulan

Besok Fenomena Super Blood Moon, Bisa Disaksikan di Seluruh Wilayah Kota Ambon

BMKG Ambon sendiri akan melakukan pengamatan fenomena ini di Tugu Christina Tiahahu 26 Mei 2021 mulai pukul 18.00 WIT sampai selesai.

Penulis: Ode Dedy Lion Aziz | Editor: Fandi Wattimena
Freepik/@user6614106
Super Blood Moon 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Gerhana bulan total atau yang biasa disebut Super Blood Moon diprediksi akan terjadi, Rabu (26/5/2021).

Wilayah Kota Ambon disebut menjadi wilayah yang dapat menyaksikan fenomena gerhana bulan yang terjadi 195 tahun sekali itu secara penuh.

"Seluruh Ambon dapat menyaksikan Fenomena ini," ujar staff observasi BMKG stasiun Geofisika Ambon, Rizky M. Rahman, kepada TribunAmbon.com melalui sambungan telepon, Selasa (25/5/2021) siang.

BMKG Ambon sendiri akan melakukan pengamatan fenomena ini di Tugu Christina Tiahahu 26 Mei 2021 mulai pukul 18.00 WIT sampai selesai.

"Kami Tim Pengamat Stasiun Geofiska Ambon bakal mengamati langsung di Tugu Christina, 26 Mei 2021 mulai pukul 18.00 WIT sampai selesai," ujar dia.

Gerhana Bulan sendiri merupakan peristiwa terhalanginya cahaya matahari oleh bumi sehingga tidak semuanya sampai ke bulan.

Baca juga: Daftar Wilayah yang Bisa Melihat Gerhana Bulan Total 26 Mei 2021, Termasuk Maluku?

Baca juga: Cafe & Restoran di Kota Ambon Masih Bisa Buka Hingga Pukul 02.00 Dini Hari

Peristiwa yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi matahari, bumi dan bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya.

Gerhana Bulan Total terjadi saat posisi Matahari-Bumi-Bulan sejajar. Hal ini membuat bulan masuk ke umbra bumi. Akibatnya, saat fase totalitas gerhana terjadi bulan akan terlihat kemerahan.

Rizky mengatakan, bulan akan terlihat merah dikarenakan pembiasan cahaya matahari oleh atmosfer bumi. (*)

"Bulan akan tampak merah karena pembiasan cahaya matahari oleh atmosfer bumi," kata dia.

Lanjutnya, selain di Indonesia gerhana bulan total juga dapat diamati di wilayah Samudera Atlantik, Amerika Selatan, Amerika utara, Samudera Pasifik, Asia, Australia Bagian Barat, dan Samudera Hindia. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved