Vaksinasi Covid 19
615 Tenaga Pendidik di Kota Ambon Divaksinasi Hari Ini, Ada Juga Pemuka Agama
Pemerintah menargetkan sekitar 6000 lebih pelayan publik yang akan divaksinasi dalam tahap kedua ini.
Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina
AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Vaksinasi Covid-19 secara massal tengah dilakukan Pemerintah Kota Ambon bagi Pelayanan Publik se- Kota Ambon di Sport Hall, Karang Panjang, Kota Ambon, Selasa (9/3/2021).
Tercatat ada 615 tenaga pendidik divaksin di hari pertama pelaksanaan vaksinasi secara massal itu.
Wakil Walikota Ambon, Syarif Hadler mengatakan tenaga pendidik yang melaksanakan vaksinasi ini yakni guru PAUD, TK, guru mengaji serta guru sekolah minggu.
“Vaksinasi massal dilakukan untuk petugas pelayanan publik yang dimulai dari guru PAUD, TK dan sejenisnya seperti guru mengaji dan guru sekolah minggu,” kata Syarif Hadler dalam sambutannya saat membuka acara vaksinasi massal itu.
Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Massal, Kadis Pendidikan Kota Ambon Menjadi yang Pertama
Baca juga: Update Corona di Maluku: 9 Kabupaten/Kota Alami Penurunan Angka Kasus, 2 Lainnya Masih Terus Naik
Pantauan TribunAmbon.com, tak hanya tenaga pendidik yang bernaung dalam lingkup sekolah, tapi juga dua orang pemuka agama Kristen dan Islam juga disuntik vaksin Covid-19 di kesempatan yang sama.
Pendeta dan Ustadz tersebut juga disuntik vaksin setelah memimpin doa sebelum acara dimulai, meminta kepada Yang Maha Kuasa agar semua proses berjalan dengan lancar dan seluruh lapisan masyarakat menjadi sehat.
Wakil walikota yang juga menjabat selama 2 periode itu mengatakan vaksinasi secara massal akan dilakukan selama satu minggu kedepan.
“Pemerintah telah meminjam tempat ini selama seminggu kedepan untuk melakukan proses vaksinasi secara massal,” lanjutnya.
Pemerintah menargetkan sekitar 6000 lebih pelayan publik yang akan divaksinasi dalam tahap kedua ini.
Syarif juga mengingatkan masyarakat bahwa vaksin sinovac ini aman dan juga halal bagi masyarakat.
“Vaksin ini aman untuk diri kita dan juga halal untuk agama,”katanya.
Baca juga: Dokter Spesialis Paru Sebut Pakai BBM Oktan Rendah Dapat Memicu Penyakit Mematikan
Baca juga: Menkes Akan Perkuat 3T dan Distribusikan 1 Juta Alat Tes Cepat Antigen
Tercatat, Komisi Fatwa MUI telah menetapkan vaksin covid-19 produksi Sinovac Lifescience.Co Ltd adalah halal dan suci sejak Januari 2021 lalu.
Syarif menghimbau masyarakat untuk tidak takut disuntik vaksin covid itu.
“Ajak sodara dan keluarga serta tetangga ke puskesmas terdekat untuk mendaftarkan diri di vaksinasi,” himbaunya.
Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy, mengatakan vaksinasi hanya dilakukan bagi yang tercatat saja dan menyesuaikan dengan jumlah vaksin yang tersedia.
“Kita mendahulukan bagi yang sudah tercatat dahulu, karna kan menyesuaikan juga dengan ketersediaan vaksin yang ada di Kota Ambon,” kata Pelupessy. (*)