Breaking News:

Rapid Tes Antigen

357 Orang Ikut Rapid Test Antigen Drive Thru di Lapangan Tahapary, 3 Terjaring Positif

Sosialisasi tentang pentingnya dirapid juga dilakukan satgas bagi pengendara di lokasi pelaksanaan.

Adjeng Hatalea
Salah seorang penumpang kendaran beroda dua tengah diambil sampel tes rapid antigen oleh Nakes di Lapangan Tahapary, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Sabtu (27/2/2021) 

Bahkan, ada meja khusus bagi pejalan kaki.

Rapid test antigen ini tidak diwajibkan, namun dianjurkan bagi warga guna memutus mata rantai penyebaran covid-19 di daerah tersebut.

Jika kendaraan yang melewati pos pelaksanaan rapid test, baik pengendara dan penumpang menolak untuk dirapid, maka Satgas TP-PKK Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Provinsi Maluku yang bertugas di pos tersebut tidak akan memaksa kehendak mereka.

Sosialisasi tentang pentingnya dirapid juga dilakukan satgas bagi pengendara di lokasi pelaksanaan. Mereka yang tercerahkan langsung mengubah keputusan hingga akhirnya setuju untuk dirapid.

Adonia mengimbau, masyarakat jangan takut mengikuti rapid test antigen itu.

Terlebih diperuntukan bagi masyarakat tanpa dipungut biaya alias gratis.

“Pengalaman hari ini, ada beberapa yang tidak mau dirapid. Kita anjurkan untuk dirapid, karena ini penting sekali untuk melacak jangan sampai sopir yang bawa mobil ternyata dia membawa virus. Seperti yang tadi ditemukan ada dua, dia membawa penumpangnya dan penumpangnya bisa saja tertular atau di rumahnya yang akan tertular,” terangnya. (*)

Penulis: Adjeng Hatalea
Editor: Salama Picalouhata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved