Breaking News:

Ambon Hari Ini

Minta Maaf, Ini Alasan Alfamidi Belum Hadiri Rapat dengan DPRD Kota Ambon

Dia menjelaskan, sejak kehadiran Alfamidi di Kota berpenduduk 390 ribu jiwa ini, manajemen selalu memberi perhatian ke pembedayaan UKM.

dok_Tribun Ambon/courtesy_midi
Marketing Communication_Alfamidi_Indonesia, Andy 

Minta Maaf, Ini Alasan Alfamidi Belum Hadiri Rapat dengan DPRD Kota Ambon

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Manajemen PT Midi Utama Indonesia Tbk, pengelola jaringan minimarket di Indonesia,  meminta maaf, belum bisa menghadiri panggilan rapat ketiga Komisi III DPRD Kota Ambon, Rabu (17/2/2021).

Marketing Komunikasi Midi Utama Indonesia, Andy kepada TribunAmbon.com, Kamis (18/2/2021) siang menjelaskan dari laporan Alfamidi cabang Ambon, pihaknya sudah pernah memenuhi panggilan komisi yang membidani perdagangan dan perindustrian.

Ketidakhadiran itu sudah dikabarkan ke pihak DPRD.

"Yang pertama kami datang. Yang kedua pas ada rakornas (rapat koordinasi nasional)  jadi izin, Yang ketiga kemarin  datang tapi telat dan kamis berurusan dengan notaris," ujar Andi menjelaskan alasan ketidakhadiran manajemen Ambon di rapat dengar pendapat dan klarifikasi itu.

Baca juga: 3 Kali Mangkir, DPRD Ambon Sebut Alfamidi Tidak Hargai Dewan Terhormat

Baca juga: DPRD Ambon Mulai Keluhkan Kehadiran Alfamidi Sulitkan Pelaku UKM

Dia menjelaskan, sejak kehadiran Alfamidi di Kota berpenduduk 390 ribu jiwa ini, manajemen selalu memberi perhatian ke pembedayaan UKM.

Komisi III DPRD Ambon kembali mengirimkan surat panggilan terakhir pada Jumat (19/2/2021) pekan ini.

Sehari sebelumnya, Rabu (17/2/2021) anggota komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon geram dengan sikap manajemen swalayan modern Alfamidi lantaran selalu mangkir dari panggilan.

“Alfamidi sangat tidak menghargai lembaga yang terhormat ini,” sebut anggota Komisi III DPRD Kota Ambon, Lucky Leonard Upulatu Nikijuluw dengan bersuara keras dalam rapat di ruang Komisi III DPRD Kota Ambon, Rabu (17/2/2021).

Menurutnya, Alfamidi dengan sengaja tidak menghiraukan panggilan yang berulang kali dilayangkan DPRD.

Dia menjelaskan, panggilan pertama di akhir tahun 2020, panggilan berikutnya di Januari 2021 dan panggilan ketiga telah dilayangkan beberapa hari sebelum rapat yang dijadwalkan hari ini.

Melalui aplikasi instant chat, Andy menjelaskan Alfamidi sudah memberikan program pemberdayaan Unit usaha kecil dan menengah .

Dijelaskan  Ambon sudah meluncurkan program pemberdayaan ekonomi masyarakat terdampak Covid 19.

Dia mencontohkan sudah pembangunan toko kelontong di pesantren, pemberian tujuh gerobak dan modal usaha kepada pedagang. Serta meluncurkan program khusua pedagang yakni Store Sales Poin.

Tahun ini, semua toko Alfamidi di Ambon juga sudah menyediakan rak khusus untuk produk-produk UKM yang memenuhi persyaratan. (*)

Penulis: Mesya Marasabessy
Editor: Nur Thamsil Thahir
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved