Breaking News:

Korupsi Dana MTQ XXVII Maluku

Dipending karena COVID-19; Jaksa Periksa Lagi 3 Pejabat dan 4 Saksi dari Surabaya di Pulau Buru

Empat saksi itu antara lain; Alex de Jong, Anton Boedi Prasetijo, Hence Silvian Okta dan Bram Ihalauw. Mereka berdomisili di Surabaya

dok_dini/kejari_namlea
ILUSTRASI - Gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Buru di Jl Masjid Raya No 14, Namlea, Kepulauan Buru. 

Keterangan empat saksi guna melengkapi penyelidikan tiga tersangka dari pejabat teras Pemerintah Kabupaten Buru Selatan, Maluku.

Tiga tersangka adalah Kadis Perhubungan Bursel Sukri Muhammad.

Dalam kepanitia MTQ XXVII/2017 lalu, Sukri menjabat ketua bidang sarana dan prasarana.

Tersangka kedua adalah Rusli Nurpata.

Rusli adalah Bendahara Dinas Perhubungan Buru Selatan.

Di kapanitiaan event lever provinsi ini, Rusli menjabat sebagai bendahara bidang sarana dan prasarana.

Satu tersangka lagi adalah Jibrael Matatula. Jibrael adalah event organizer, MTQ level provinsi ini

“Pemeriksaan saksi dilakukan guna mencari fakta hukum dan mengumpulkan alat bukti tentang tindak pidana korupsi yang terjadi," ujarnya.

Angin Kencang, Pohon Tumbang di Jalan Tulukabessy Timpa Satu Unit Motor

Gempa Kembali Goyang Maluku Tengah, Tidak Berpotensi Tsunami

“Untuk perkara yang ditangani Kejari Negeri Buru, semuanya sementara dipending sesuai Surat Jampidsus. Yang sementara jalan hanya perkara yang disidang saja,” jelas Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Buru, Ahmad Bagir, kala itu.

Dalam kasus ini Kejari Buru sudah menetapkan tiga orang menjadi ter­sangka.

Halaman
1234
Penulis: Salama Picalouhata
Editor: Nur Thamsil Thahir
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved