Breaking News:

Kapal Layar Arka Kinari, Setahun Melaut dari Belanda Susuri Jalur Rempah Ke Pulau Banda

Kapal layar Arka Kinari yang melayari lautan selama kurang lebih satu tahun dari Belanda ini akhirnya tiba di Pulau Banda

Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Kontributor TribunAmbon.com/Insany
Awak Kapal Layar Arka Kinari berpose di depan kapal usai penyambutan adat warga Banda 

Kemudian Kapal Layar Arka Kinari sandar di dermaga Hotel Maulana Banda Naira milik almarhum Des Alwi tokoh sejarah Banda. 

Begitu tiba di darat, pemilik kapal dan kapten Kapal Arka Kinari, Ben Blankenship bersama delapan orang awak lainnya disambut tarian adat cakalele Kampung Fiat.

"Saya tidak bisa mengungkapkan dengan kata-kata atas penyambutan warga Banda kepada kami, ini luar biasa, kami tidak membayangkan sebelumnya atas respon baik masyarakat, terima kasih semuanya," kata Nova Ruth, didampingi suaminya Grey Filastine.

Keliling Dunia

Pasangan suami istri beda negara ini adalah musisi internasional yang setahun terakhir melakukan perjalanan keliling dunia dengan kapal layar mereka untuk pentas seni dan budaya di setiap Pelabuhan yang mereka singgahi. 

Kapal Arka Kinari bertolak dari Rotterdam, Belanda pada 23 Agustus 2019.

Mereka menempuh perjalanan panjang lebih dari setahun hingga akhirnya tiba di Banda Naira. Kapal layar Arka Kinari dibuat tahun 1947 dengan panjang 18 meter.

Menhub Serahkan Kapal Motor Baru kepada Gubernur Maluku, Singgung Soal Kapal Mangkrak

Kapal ini kemudian dibeli oleh Grey warga Spanyol dan Nova, perempuan asal Malang, Jawa Timur keturunan Bugis Sulawesi Selatan.

Nova mengakui pelayaran ini panjang dan memakan waktu lama karena harus melintasi Benua Eropa, Amerika dan Asia.

Bahkan mereka harus tertahan di Guam, sebuah negara di dalam teritori Amerika Serikat sekitar empat puluh hari untuk mengindari badai serta masalah administrasi keimigrasian.

Halaman
123
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved