Buru Hari Ini
Miris! Tak Ada TPS, Warga Pasar Impres Namlea Buang Sampah di Laut
sampah terlihat menumpuk di kawasan pantai Pasar Impres, tepatnya di samping gedung penjualan ikan.
Penulis: Ummi Dalila Temarwut | Editor: Ode Alfin Risanto
Laporan Wartawan TribunAmbon.com Ummi Dalila Temarwut
NAMLEA,TRIBUNAMBON.COM - Lagi-lagi Masalah sampah kembali mencuat di Kota Namlea.
Kali ini, sampah terlihat menumpuk di kawasan pantai Pasar Impres, tepatnya di samping gedung penjualan ikan.
Pantauan TribunAmbon.com sekira pukul 15.00 WIT, Jumat (29/8/2025), sampah yang berserakan didominasi oleh plastik dan limbah rumah tangga.
Baca juga: Temui Ketua Sinode GPM, Kapolda Komitmen Ungkap Pelaku Pembakaran Rumah Warga Hunuth
Baca juga: Sampah Berserakan Hingga ke Jalan Raya, Warga Namlea Sebut Tak Ada TPS
Kondisi ini tidak hanya menggangu pemandangan tak sedap, tetapi juga mencoreng wajah pasar sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Hal itu juga menghawatirkan akan berdampak pada biota hidup di laut.
Luth Besan, salah satu warga yang bekerja di pasar, mengaku penumpukan sampah bukan hal baru.
Ia menuturkan, larangan membuang sampah ke laut sebenarnya sudah pernah disampaikan pihak Syahbandar karena dapat mencemari lingkungan.
Namun, warga tetap membuang di sekitar pasar karena tidak ada Tempat Penampungan Sementara (TPS).
“Dulu pihak Syahbandar juga sudah melarang untuk buang sampah ke laut karena mencemari. Tapi warga buang di sini karena memang tidak ada TPS. Dulu sempat di terminal, tapi sekarang sudah dilarang,” ungkapnya.
Luth menambahkan, warga pasar kini kebingungan harus membuang sampah ke mana.
Apalagi dengan tingginya aktivitas jual beli, volume sampah otomatis semakin meningkat setiap harinya.
“Warga juga bingung harus buang ke mana. Ini pasar, aktivitas warga banyak, jadi pasti sampah juga banyak,” pungkasnya.
Kondisi ini menimbulkan keresahan masyarakat sekitar, sekaligus menjadi sorotan terkait penanganan sampah di Namlea yang dinilai belum maksimal.
Luth punberharap pemerintah daerah segera menyediakan TPS atau layanan pengangkutan sampah yang lebih teratur agar pasar tetap bersih dan nyaman.
"Jika ada TPS otomatis warga pasar akan buang pada tempatnya seperti dulu,".(*)
Sampah Berserakan Hingga ke Jalan Raya, Warga Namlea Sebut Tak Ada TPS |
![]() |
---|
Polres Buru Gelar Rise and Speak di Hari Jadi ke-77 Polwan: Anak dan Perempuan Harus Berani Bersuara |
![]() |
---|
Implementasi Program Kapolres Mengaji, Polres Buru Salurkan Bantuan ke TPQ |
![]() |
---|
Disperindag Buru Imbau Warga Segera Bersiap, Pasar Lala Akan Diaktifkan Kembali |
![]() |
---|
Sejak Januari, 54 Kasus Pidana di Buru Didominasi Perlindungan Anak |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.