Malteng Hari Ini
Baru Berjalan 30 Menit, Puluhan Interupsi Dilayangkan Peserta Musda ke-X Golkar Malteng
Musda ke-X Golkar Maluku Tengah berlangsung di Kecamatan Amahai, Maluku Tengah, tepat di Lounussa Beach Resort, Rabu (22/4/2026).
Penulis: Silmi Sirati Suailo | Editor: Mesya Marasabessy
Ringkasan Berita:
- Musyawarah Daerah (Musda) ke-X Golkar Maluku Tengah berlangsung dalam situasi memanas namun masih kondusif.
- Membuka musyawarah, Ketua DPRD Golkar Maluku Tengah, Rudolf Lailossa, dan Sekretaris, Hasan Alkatiri.
- Musda ke-X Golkar Maluku Tengah berlangsung di Kecamatan Amahai, Maluku Tengah, tepat di Lounussa Beach Resort, Rabu (22/4/2026).
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MALTENG,TRIBUNAMBON.COM - Musyawarah Daerah (Musda) ke-X Golkar Maluku Tengah berlangsung dalam situasi memanas namun masih kondusif.
Membuka musyawarah, Ketua DPRD Golkar Maluku Tengah, Rudolf Lailossa, dan Sekretaris, Hasan Alkatiri.
Musda ke-X Golkar Maluku Tengah berlangsung di Kecamatan Amahai, Maluku Tengah, tepat di Lounussa Beach Resort, Rabu (22/4/2026).
Pantauan TribunAmbon.com di lokasi Musda ke-X dibuka sekira pukul 12.30 WIT, namun baru berjalan 30 menit atau sekitar pukul 12.53 WIT, sudah lebih dari lima peserta yang menyampaikan interupsi sesaat setelah forum dibuka.
Sampai pada tahapan pengesahan jadwal acara sidang, Hasan Alkatiri yang membacakan jadwal acara diinterupsi oleh peserta sidang yang menanyakan Surat Keputusan (SK) pengurus Partai Golkar tingkat kecamatan.
"Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa, Musyawarah Daerah ke-X Golkar Kabupaten Maluku Tengah, menimbang dan seterusnya.... mengingat dan seterusnya... memperhatikan saran dan pembahasan yang berkembang dalam pembahasan jadwal acara pada Rapat Paripurna ke-X Musyawarah Daerah Golkar Kabupaten Maluku Tengah tahun 2026," ujar Hasan Alkatiri saat membacakan jadwal sidang.
Baca juga: Steering Committee Soroti Dugaan Intervensi di Musda Golkar SBT, Akui Sering Diintimidasi
Baca juga: Ketua SC Musda V Golkar SBT Kecewa, Tuding Pimpinan Sidang Tak Netral dan Abaikan Hasil Verfak
Di Tengah suasana interupsi yang hampir memanas, Ketua DPD Golkar Maluku Tengah, Rudolf Lailossa berhasil meredakan situasi dengan mengajak seluruh peserta menjaga situasi tetap kondusif dalam bingkai kekeluargaan.
Hingga berita ini diturunkan forum rapat Pleno I masih berlangsung sementara diskorsing guna pemilihan pimpinan sidang Musda ke-X Golkar Kabupaten Maluku Tengah.
Sebagaimana diketahui, tiga kandidat lolos penjaringan Bakal Calon Ketua Partai Golkar Maluku Tengah.
Mereka diantaranya, Hasan Alkatiri, Rusbani Silawane, dan Temi Talaohu. Para Bacalon Ketua Golkar Maluku Tengah ini telah mendaftarkan diri ke Panitia Musda ke-X yang dibuka pada 17 April 2026 sampai dengan 20 April 2026.
Di samping itu, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Maluku, Umar Lessy, menegaskan bahwa dinamika pemilihan Ketua DPD Golkar Maluku Tengah dalam Musyawarah Daerah (Musda) Ke-X harus dituntaskan di arena Musda, tanpa perlu dibawa ke tingkat yang lebih tinggi.
Merespon kekhawatiran apakah Musda kali ini akan kembali ditarik ke tingkat provinsi atau pusat, Umar optimis hal itu tidak akan terjadi.
"Insya Allah tidak ada (penyelesaian di tingkat atas)," tegas Umar Lessy usai membuka Musda ke-X Golkar Maluku Tengah, Selasa (21/4/2026).
Umar Lessy juga berpesan agar seluruh kader tetap menjaga soliditas meski tengah berada dalam tensi kompetisi.
Menurutnya, semangat persaingan harus tetap berada dalam bingkai kekeluargaan demi kejayaan partai di masa depan.
"Kompetisi dalam suasana keluarga. Semuanya punya semangat yang sama untuk berbuat terbaik bagi kemenangan Partai Golkar, baik di Pemilu 2029 maupun di 2031 nanti," tambahnya.
Umar menjelaskan bahwa berdasarkan laporan yang ia terima, pelaksanaan Musda di Maluku Tengah pada periode-periode sebelumnya kerap berlangsung panjang dan alot. Bahkan, seringkali keputusan akhir harus diambil alih oleh kepengurusan di tingkat atas.
"Kita tetap akan selesaikan di sini. Pengalaman selama dua kali Musda sebelumnya itu diselesaikan di tingkat atas karena prosesnya cukup panjang. Bukan saja diselesaikan di tingkat provinsi, tapi sampai ke Mahkamah Partai," ujar Umar Lessy.
Hadir pula dalam pembukaan tersebut salah satu pengurus DPP Golkar yang juga menjabat sebagai anggota Majelis Hakim Mahkamah Partai.
Umar menyebut kehadiran sosok tersebut, yang merupakan putra daerah asal Bumi Saparua, diharapkan dapat memberikan semangat bagi kader untuk menyelesaikan mekanisme organisasi sesuai aturan.
Senada dengan Umar Lessy, Ketua SOKSI Maluku, Boy Sangadji, menilai munculnya tiga kandidat dalam bursa calon ketua sebagai bentuk dinamika positif.
Ia mendorong para kandidat untuk berkompetisi secara sehat sesuai mekanisme partai.
"Saya kira dinamis ya, ada tiga kandidat dan ini adik-adik kita semua. Silahkan bertanding saja, bertanding untuk bersanding," kata Boy.
Boy menekankan bahwa arahan dari Ketua DPP maupun Ketua DPD Maluku sudah sangat jelas, yakni mengedepankan aturan partai dan suara terbanyak.(*)
| Serah Terima Hibah Tanah Pelabuhan Feri Pa'a-Olong, Bupati Yakin Bawa Perubahan Besar |
|
|---|
| Belasan Anak Korban Kekerasan Seksual di Maluku Terima Beasiswa, LPAI Bangkitkan Harapan Masa Depan |
|
|---|
| Soal Batas Kawasan Hutan, Alhidayat Wajo Tegaskan BPKH Harus Libatkan Otoritas Lokal |
|
|---|
| Hadiri Waisak di Namto, Bupati Malteng Ajak Warga Perkuat Toleransi dan Persaudaraan |
|
|---|
| Lahan Diserobot dan Dirusaki, Kelompok Demplot Sepa Tuntut Ganti Rugi Rp 250 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Golkar-1.jpg)