Selasa, 9 Juni 2026

Malteng Hari Ini

Serah Terima Hibah Tanah Pelabuhan Feri Pa'a-Olong, Bupati Yakin Bawa Perubahan Besar

‎Serah terima hibah tanah berlangsung di Negeri Pa'a, secara simbolis penyerahan  diterima oleh Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir.

Tayang:
Istimewa
PENYERAHAN - Penyerahan hibah tanah pembangunan dermaga feri Pa'a - Olong, Minggu (7/6/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Masyarakat Negeri Pa’a dan Negeri Ollong, Kecamatan Seram Utara Barat (SUB) menyerahkan hibah tanah untuk pembangunan dermaga Feri penghubung Pa'a dan Olong.
  • ‎Serah terima hibah tanah berlangsung di Negeri Pa'a, secara simbolis penyerahan  diterima oleh Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, Minggu (7/6/2026).
  • ‎‎Momen tersebut turut dihadiri Forkopimda Maluku Tengah, Para Latu Pati se-Kecamatan Seram Utara Barat
  • ‎Para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan para tetua adat. 

‎Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo 

‎MALTENG, TRIBUNAMBON.COM - Masyarakat Negeri Pa’a dan Negeri Ollong, Kecamatan Seram Utara Barat (SUB) menyerahkan hibah tanah untuk pembangunan dermaga Feri penghubung Pa'a dan Olong.

‎Serah terima hibah tanah berlangsung di Negeri Pa'a, secara simbolis penyerahan  diterima oleh Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, Minggu (7/6/2026).

‎Momen tersebut turut dihadiri Forkopimda Maluku Tengah, Para Latu Pati se-Kecamatan Seram Utara Barat
‎Para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan para tetua adat. 

‎Dalam sambutannya, Bupati Zulkarnain Awat Amir mengatakan, momen bersejarah tersebut bukan sekadar menyerahkan sebidang tanah, tetapi sedang meletakkan fondasi masa depan bagi para anak cucu.

‎"Atas nama Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Negeri Pa’a dan Negeri Ollong yang dengan tulus dan ikhlas menghibahkan tanah untuk pembangunan Pelabuhan Ferry," ucap Zulkarnain.

‎Dikatakan, keputusan ini bukanlah keputusan yang mudah. Tanah bagi masyarakat bukan hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menyimpan kenangan, sejarah, dan ikatan batin dengan keluarga serta negeri.

‎Karena itu, apa yang dilakukan hari ini  merupakan bentuk pengorbanan sekaligus bukti kecintaan masyarakat terhadap kemajuan daerah.

‎Tentunya, pembangunan tidak akan pernah berhasil jika hanya mengandalkan pemerintah. Pembangunan membutuhkan kolaborasi, kepercayaan, dan semangat gotong royong. 

‎Dimana menurut Zulkarnain, masyarakat Negeri Pa’a dan Negeri Ollong telah memberikan contoh yang luar biasa tentang bagaimana pemerintah dan masyarakat berjalan bersama untuk mewujudkan cita-cita yang sama.

‎"Saya yakin, kelak ketika pelabuhan ini berdiri dan mulai beroperasi, kita akan menyaksikan perubahan besar di wilayah ini," tukasnya.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Dekat Mr DIY Hunut Ambon, Pengendara Suzuki Nex Meninggal Dunia Usai Dirawat

Baca juga: 13 Pendaki Terjebak di Gunung Simalopu Maluku Tengah, Satu Hipotermia dan Dua Alami Cedera

‎Ia berharap, transportasi orang dan barang akan semakin lancar, aktivitas perdagangan akan semakin hidup, peluang usaha akan semakin terbuka, dan roda perekonomian masyarakat akan bergerak lebih cepat.

‎Di sisi lain, anak-anak muda akan memiliki lebih banyak kesempatan. Hasil kebun, hasil laut, dan berbagai potensi daerah akan lebih mudah dipasarkan. Negeri-negeri di kawasan ini akan semakin dikenal dan semakin berkembang.

‎"Karena itu, mari kita terus menjaga persatuan, keamanan, dan semangat kebersamaan. Apa yang telah dimulai hari ini harus kita kawal bersama hingga benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," pungkas Zulkarnain. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved